JawaPos Radar

Kualitas Tunggal Putri Tiongkok Degradasi, Ini Kata Li Xuerui

16/04/2018, 17:50 WIB | Editor: Banu Adikara
Li Xuerui, Tiongkok
Li Xuerui menilai para pebulu tangkis muda Tiongkok kurang bisa menghadapi tekanan. (bwfbadminton.com)
Share this image

JawaPos.com - Pebulu tangkis putri Tiongkok Li Xuerui mengakui bahwa kualitas pebulu tangkis muda Tiongkok sekarang sangat jauh dibanding eranya. Berjaya di tahun 2010 sampai 2016, Li Xuerui dan dua nama lainnya, yakni Wang Yihan dan Wang Shixian adalah tiga ratu bulu tangkis Tiongkok yang sangat sulit ditaklukkan.

Ketiganya merajalela di perebutan gelar gelar turnamen-turnamen besar. Baik Xuerui, Yihan, maupun Shixian sama-sama pernah merasakan manisnya menjadi ranking 1 dunia.

Namun, semua berubah selepas Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Yihan dan Shixian memutuskan pensiun, sementara Xuerui dihajar cedera lutut. Momen ini pun dinilai sebagai titik degradasi sektor tunggal putri bulu tangkis Tiongkok.

Beberapa nama yang ada sekarang, seperti Chen Yufei dan He Bingjiao, memiliki kemampuan yang jauh dibanding ketiga nama di atas. Keduanya juga tidak bisa meneruskan tradisi Tiongkok yang selalu memiliki pemain di puncak ranking dunia. Yufei kini bertengger di ranking 6, sementara Bingjiao dua peringkat di bawahnya.

Yufei dan Bingjiao pun kerap menjadi bulan-bulanan para pebulu tangkis non-Tiongkok yang kini sedang berada di performa puncak mereka.

Mengomentari hal ini, Xuerui menuturkan bahwa memang ada penurunan drastis, baik secara permainan maupun mental.

"Strukturnya memang sudah berbeda. Mereka tidak bermain dengan agresif dan percaya diri tinggi. Mereka juga kerap kehilangan poin di momen-momen krusial," ujar Xuerui seperti dikutip xinhuanet.com.

Pulih dari cedera lutut yang membekapnya selama hampir dua tahun, jawara Olimpiade London 2012 yang baru saja menjuarai China Masters 2018 itu bertekad mengembalikan kedigdayaan tunggal putri Tiongkok.

"Saya berharap kami semua bisa berjuang bersama-sama untuk membuat bulu tangkis Tiongkok jaya kembali," ujarnya.

(kar/isa/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up