JawaPos Radar

All England Superseries Premier 2017

Anaknya Juara All England, Ini Tanggapan Ayah Marcus Fernaldi Gideon

15/03/2017, 01:10 WIB | Editor: Agustinus Edy Pramana
Anaknya Juara All England, Ini Tanggapan Ayah Marcus Fernaldi Gideon
Kurniahu Gideon sangat senang anaknya juara All England (Redzi AP/Jawapos.com)
Share this image

JawaPos.com - Perjuangan Marcus Fernaldi Gideon dalam karier bulu tangkisnya memang tak mudah. Dia sempat gonta-ganti pasangan, keluar dari pelatnas hingga masuk kembali.

Namun, akhirnya dia mampu mencatat prestasi gemilang saat berduet dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo di nomor ganda putra. Sang pemain baru saja meraih gelar juara All England Superseries Premier 2017.

Ayah Marcus, Kurniahu Gideon, mengungkapkan kepada wartawan di Bandara Soekarno Hatta, Selasa (14/3) bahwa tak menyangka anaknya mampu meraih gelar prestisius tersebut.

"Saya ga sangka. Pikir saya mereka mentok semifinal. Karena dia memang sempat gentar dan kurang mantap saat menghadapi Chai Biao/Hong Wei di perempat final. Khusus Hong Wei pemain ini memang luar biasa," ujarnya.

"Saat menghadapi pasangan Denmark, trek rekor juga sebenarnya tak bagus-bagus amat. Tapi, mereka mampu tampil maksimal. Kami di sini ya bisa berdoa saja," tambah sosok yang juga merupakan mantan pebulu tangkis profesional di era Liem Swie King.

Meski begitu, tak ada hadiah spesial dari keluarga. Hanya silaturahmi dan temu kangen saja. Ketua Pembina di Tangkas tersebut juga mengungkapkan kekurangan anaknya.

"Paling ada acara makan malam bersama keluarga, ngobrol-ngobrol saja. Tak ada perayaan atau hadiah khusus. Hadiah paling kue ulang tahun karena dia ultah di Birmingham," tuturnya.

"Permainan Sinyo (panggilan akrab Marcus) sebenarnya berubah-berubah. Tapi, bersama Kevin menjadi sempurna karena Sinyo baik di belakang (walau di depan juga lumayan), sementara Kevin main di depannya sangat bagus. Memang yang baik seperti sekarang. Sinyo punya kekuatan di belakang, karena Kevin memang kurang nendang jika kaver belakang. Kekurangan Marcus yang bermain di depan memang harus dikembangkan lagi. Misal saat pulang hari minggu, dia minta coba berlatih main di depan. Supaya cepat bisa lebih berkembang dan juara olimpiade," pungkas dia. (rap/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up