alexametrics

Lee Chong Wei Akhiri Karir, Mimpi Emas Olimpiade pun Terkubur

14 Juni 2019, 14:45:59 WIB

JawaPos.com – Pada awal konferensi pers di gedung Kementerian Olahraga Malaysia, Putrajaya, kemarin siang (13/6), Lee Chong Wei masih bisa tertawa-tawa. Dengan keramahan dan kesopanannya yang biasa, pria 36 tahun itu mengumumkan pengunduran dirinya dari bulu tangkis.

Dia pensiun dari dunia yang telah 19 tahun diarungi dan nyaris dikuasainya. Namun, ketika tiba pada ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya, suara Chong Wei pecah. Dia tak kuat melanjutkan. Dia menundukkan kepala sangat lama. Tangannya menutupi wajah, menahan agar air matanya tak sampai jatuh. Syed Saddiq, menteri pemuda dan olahraga Malaysia yang mendampinginya, mengusap-usap bahunya.

“Saya tidak punya pilihan,” ucap Chong Wei. Kanker hidung yang dideritanya sejak Juli tahun lalu menjadi alasan utama dia berhenti. Penyakit itu sempat dinyatakan sembuh akhir tahun lalu. Namun, ketika menjalani pemeriksaan di Taiwan bulan lalu, Chong Wei diberi tahu bahwa sel-sel kankernya bisa kembali jika dia melakukan aktivitas dengan intensitas tinggi.

Keputusan itu sebenarnya tidak mengejutkan. Sejak didiagnosis kanker setelah mengikuti Indonesia Open 2018, banyak pihak mengira Chong Wei segera gantung raket. Namun, dia tidak mau menyerah begitu saja. Sebab, dia masih punya mimpi besar: terjun di Olimpiade Tokyo 2020. Menjadi satu-satunya atlet yang mengikuti lima Olimpiade beruntun. Sekalian merebut emas bulu tangkis untuk kali pertama buat Malaysia.

Pebulu tangkis Malaysia Lee Chong Wei memutuskan gantung raket. (Mohd RASFAN / AFP)

Setelah gagal tampil di Malaysia Open April lalu, selama sebulan penuh, Chong Wei berdiskusi dengan keluarga. Juga dengan Presiden Badminton Association of Malaysia Mohamad Norza Zakaria. Serta pelatihnya, Hendrawan.

“Dia sering ngobrol dengan saya soal hasil konsultasinya dengan dokter. Kalau lihat kon disi, tentu jadi dilema,” jelas Hendrawan ketika dihubungi kemarin.

Setelah absen nyaris setahun, peringkat Chong Wei memang jeblok. Yakni, di posisi ke-191. Jika tidak rajin mengikuti turnamen, dia tidak mungkin lolos kualifikasi Olimpiade 2020. Maka, ketika Chong Wei pamit kepada nya untuk pensiun, Hendrawan legawa.

Sahabat Chong Wei, Taufik Hidayat, menilai sosok Lee layak dijadikan panutan.

“Permainannya juga bagus dengan kemauan yang juga keras. Dia salah satu pemain terbaik. Tapi, untuk sekarang, yang paling penting adalah kesehatannya,” tutur Taufik, yang saat dihubungi sedang ber libur di Eropa.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (feb/c17/na)



Close Ads