alexametrics

PBSI: Atlet Pelatnas Hanya Boleh Ikut Liga Bulu Tangkis di Indonesia

14 Februari 2019, 20:11:16 WIB

JawaPos.com – Turnamen beregu Superliga 2019 akan digelar di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Bandung, pada 24-28 Februari mendatang. Para pebulu tangkis elit Indonesia juga akan ikut serta berlaga di turnamen antar klub yang juga melibatkan tim-tim luar negeri tersebut.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti menuturkan bahwa meksipun ada aturan para atlet pelatnas PBSI tidak boleh bermain di liga mana pun, ada pengecualian untuk liga yang diselenggarakan di Indonesia.

“Khusus Superliga di Indonesia kita perbolehkan dan kita dukung. Turnamen itu di depan mata kita dan kita bisa lihat sendiri,” ujar Susy, Kamis (14/2).

Menurut Susy, dalam regulasi PBSI,  jika liga tersebut bergulir di Indonesia, para pemain yang tergabung di pelatnas diperkenankan untuk ikut serta dan membela klub masing-masing.

Susy menambahkan, penyelenggaraan Superliga 2019 juga sekaligus mengisi kekosongan turnamen di bulan Februari.

Adanya Superliga 2019, kata Susy, juga bisa menjadi ajang pemanasan para atlet elit seperti ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, dan yang lainnya dalam menghadapi All England 2019 yang akan bergulir pada 6-10 Maret mendatang.

“Dalam regulasinya diperbolehkan. Kalau di luar negeri, baru tidak boleh. Superliga juga kita lihat sebagai suatu ajang pemanasan menuju pertandingan berikutnya,” tutup Susy.

Untuk diketahui, Superliga 2019 akan diikuti 13 klub dengan format pertandingan seperti Piala Thomas dan Uber. Akan ada tiga partai tunggal dan dua partai ganda di nomor putra dan putri untuk memperebutkan hadiah total sebesar Rp 4,25 miliar.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Isa Bustomi



Close Ads
PBSI: Atlet Pelatnas Hanya Boleh Ikut Liga Bulu Tangkis di Indonesia