alexametrics

Vittinghus Sebut Dua Pasangan Ganda Tiongkok Ini Cederai Pertandingan

13 November 2018, 19:19:26 WIB

JawaPos.com – Fuzhou Terbuka 2018 sudah usai pekan lalu. Namun, pemain tunggal putra Denmark Hans-Kristian Soldberg Vittinghus rupanya punya unek-unek sendiri. Ia menilai ada satu pertandingan yang terkesan seperti sudah diatur oleh dua pihak yang sedang bertanding.

Dua pemain yang dimaksud adalah pasangan ganda putra Tiongkok Li Junhui/Liu Yuchen dan He Jiting/Tan Qiang di babak perempat final. Vittinghus menilai, kedua pasangan tersebut sudah mencederai pertandingan lantaran tidak bermain dengan serius.

Kala itu, Jiting/Qiang memenangi pertandingan rubber game dengan skor 21-15, 14-21, dan 21-19. Namun, durasi pertandingan tersebut boleh dibilang sebentar: hanya 40 menit. 

Kekesalan Vittinghus sudah dimulai sejak gim pertama selesai dalam kurun waktu 9 menit. “Pertandingan yang sangat memalukan. Empat pemain ini betul-betul tidak ada usaha sama sekali untuk bertanding. Skor 21-15 hanya 9 menit? Jangan bercanda deh,” ujar Vittinghus lewat akun Twitter-nya pada 9 November kemarin.

Saking kesalnya, Vittinghus bahkan mengatakan bahwa tindakan Junhui/Yuchen dan Jiting/Qiang hampir sama memalukannya seperti kasus match fixing di Olimpiade London 2012. Kala itu, Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) memberikan kartu hitam kepada delapan pemain karena kedapatan mengatur pertandingan dan sengaja mengalah. Dari delapan nama, dua diantaranya adalah pemain Indonesia Greysia Polii dan Meiliana Jauhari.

“Serius, ini memalukannya hampir sama seperti Olimpiade London 2012. Servis bisa out 1 sampai 2 meter lebih,” ujar Vittinghus.

Belakangan, Vittinghus baru menyadari bahwa hal tersebut merupakan bagian dari strategi Tiongkok untuk menjuarai Fuzhou Terbuka 2018. Pasalnya, salah satu dari mereka harus menghadapi Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Ketimbang Junhui/Yuchen, kans menang memang lebih terbuka untuk Jiting/Qiang karena mereka pernah menang dari The Minions.

Namun, Vittinghus tetap kesal dengan apa yang sudah terjadi. “Tetap saja ini tidak adil,” ujarnya.

Editor : Banu Adikara

Reporter : (kar/JPC)

Close Ads
Vittinghus Sebut Dua Pasangan Ganda Tiongkok Ini Cederai Pertandingan