alexametrics
All England 2019

Jepang dan Tiongkok Berburu Tiga Gelar All England 2019

10 Maret 2019, 15:20:50 WIB

JawaPos.com – Jepang dan Tiongkok sama-sama mengirimkan tiga wakil dari tiga sektor berbeda ke babak final All England 2019. Mereka sama-sama mengincar tiga trofi juara di turnamen bulu tangkis tertua di dunia itu.

Dari tiga wakil yang dikirim, dua wakil Jepang dan Tiongkok di sektor ganda campuran dan ganda putri akan saling bersemuka di babak puncak. Partai yang paling ditunggu tentunya adalah partai ulangan All England 2018 antara Yuta Watanabe/Arisa Higashino melawan duet superior Zheng Siwei/Huang Yaqiong.

Secara head to head, Siwei/Yaqiong memang lebih unggul dari Yuta/Arisa. Dari lima pertemuan, mereka sudah menang empat kali. Yuta/Arisa berhasil memenangi satu-satunya laga di All England 2018 lalu yang sekaligus membuat mereka menjadi pasangan ganda campuran Jepang pertama yang meraih gelar di sana.

All England 2019, Yuta Watanabe/Arisa Higashino, Zheng Siwei/Huang Yaqiong, Jepang, Tiongkok, BWF
Zheng Siwei/Huang Yaqiong (bwfbadminton.com)

Meski performa Siwei/Yaqiong boleh dibilang lebih stabil dari Yuta/Arisa, harus diingat bahwa Yuta/Arisa bisa menjadi pasangan yang sangat garang ketika sudah mencapai partai final. Dalam setahun belakangan, Yuta/Arisa tercatat sama sekali tidak pernah kalah di babak final yang mereka jajaki.

Laga kedua yang akan mempertemukan wakil Negeri Matahari Terbit dan Negeri Tirai Bambu adalah pasangan jawara Asian Games 2018 Chen Qingchen/Jia Yifan dan pasangan juara dunia 2018 Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara.

Kedua pasangan ini sama-sama menjadi sorotan sendiri di 2018 lalu. Qingchen/Yifan yang begitu perkasa di 2017 mendadak mengalami penurunan performa drastis di 2018. Selain gelar Asian Games 2018, tidak ada satu turnamen pun mereka menangkan tahun lalu.

Sementara, Mayu/Wakana yang tadinya hanya dipandang sebelah mata secara mendadak berhasil melambungkan nama mereka setelah menjadi juara dunia. Keduanya langsung melejit ke ranking 3 dunia dan kualitas permainan mereka sudah layak disandingkan dengan dua senior mereka, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi dan Yuki Fukushima/Sayaka Hirota.

Sudah bersua sebanyak tiga kali, Mayu/Wakana sukses memenangi dua pertemuan terakhir. Namun, hasil ini tentunya tidak bisa jadi patokan mengingat Qingchen/Yifan adalah dua pemain yang sangat keras kepala jika sudah menginjakkan kaki di partai final.

Satu gelar lain yang diburu Jepang dan Tiongkok masing-masing berada di pundak tunggal putra Kento Momota, dan tunggal putri Chen Yufei. Momota akan menghadapi partai melawan pemain unggulan Denmark Viktor Axelsen, sementara Yufei sudah ditunggu ratu bulu tangkis dunia asal Taiwan Tai Tzu Ying.

Editor : Banu Adikara



Close Ads
Jepang dan Tiongkok Berburu Tiga Gelar All England 2019