alexametrics
ABL 2018/2019

Bangga! Trofi Juara ABL 2018/2019 Jatuh ke Pelukan CLS Knights Indonesia

15 Mei 2019, 23:45:26 WIB

JawaPos.com – CLS Knights Indonesia membuktikan bahwa kerja keras yang dilandasi keyakinan kuat tidak akan mengkhianati hasil. Mereka sukses merealisasikan mimpi mereka menjadi jawara ASEAN Basketball League (ABL) 2018/2019.

Euforia Brandon Jawato dan kawan-kawan meledak di OCBC Arena, Singapura setelah mereka berhasil membuat tim tuan rumah Singapore Slingers bertekuk lutut 84-81, Rabu (15/5). Kemenangan ini membuat Knights unggul dengan kedudukan 3-2 dalam laga final berformat best of five itu.

Knights pantas bangga dengan kemenangan tersebut. Pasalnya, sejak kuarter pertama hingga kuarter ketiga, mereka terus berada dalam tekanan Slingers.

Tertinggal 23-27 di kuarter pertama, 40-44 di kuarter kedua, dan 58-65 di kuarter ketiga, Knights mulai bangkit di kuarter pamungkas. Perlahan tapi pasti, Knights terus memperkecil ketertinggalan hingga akhirnya skor menjadi 79-79 di sisa waktu 1 menit 5 detik terakhir.

Kehilangan kendali permainan, Slingers panik. Harapan mereka untuk menjadi juara di hadapan publik sendiri pun rontok seketika saat Wong Wei Long sukses menceploskan tembakan tiga angka hingga skor berubah menjadi 82-79 untuk keunggulan Knights.

Jagoan Slingers Xavier Alexander sempat kembali menipiskan margin menjadi 82-81 setelah sukses melakukan lay up. Namun, mereka akhirnya harus gigit jari setelah pemain asing Knights Douglas Herring berhasil memasukkan dua tembakan bebas.

Slingers sempat hendak menyamakan kedudukan lewat tembakan tiga angka yang dilepaskan di detik-detik terakhir. Malang bagi Slingers, bola hanya membentur bibir ring. Para pemain Knights pun langsung bersorak kegirangan dan berpelukan di tengah lapangan setelah bel tanda pertandingan usai menyalak keras.

Maxie Esho menjadi bintang Knights dengan mencetak 25 poin, diikuti Herring dengan 18 poin. Darryl Watkins membuat double-double 17 poin dan 11 rebound.

“Tuhan sangat baik kepada kami. Terima kasih untuk pemain, fans dan semua media yang telah memberitakan perjuangan kami selama ini,” kata Managing Partner Knights Christopher Tanuwidjaja.

Pelatih Knights Brian Rowsom pun tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya. “Dari awal saya selalu percaya tim ini. Mulai dari manajemen dan antusiasme fansnya, serta kemauan para pemain untuk menang. Kami sudah berjanji untuk memberikan gelar juara buat Knights Society (fans Knights, Red). Piala ini juga untuk Indonesia!” pekik Rowsom bergelora.

Pemain gaek Knights Sandy Febriasyakh mengakui bahwa gelar yang mereka raih bagaikan mimpi indah. Berkaca dari ABL musim lalu, Knights adalah tim yang tidak dijagokan, malah menghuni papan bawah. Namun, berkat semua evaluasi serius dan penataan tim yang cermat, tim asal Surabaya itu sukses menunjukkan taring mereka di kancah Asia.

“Pencapian ini sangat luar biasa. Berangkat dari kota Surabaya mengarungi liga ABL yang ketat dan tidak ada yang menjagokan kami juara selain fans kami sendiri. Saya harap tim ini masih bisa berlaga lagi tahun depan. Semoga basket Indonesia juga bisa semakin maju lagi,” pungkas Sandy.

Editor : Banu Adikara

Close Ads