JawaPos Radar | Iklan Jitu

IBL 2018/2019

Pelita Jaya Minta IBL Usut Tinggi Badan Pemain Stapac Ini

11 Februari 2019, 21:01:08 WIB
IBL 2018/2019, basket, Indonesia, Stapac Jakarta, Pelita Jaya
Pelatih Pelita Jaya Fictor Gideon Roring (Isa Bustomi/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Dipulangkannya legiun asing Hangtuah Brysean Perine Bryquis dari kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) lantaran menyalahi aturan tinggi badan menimbulkan polemik lanjutan. Kini giliran Pelita Jaya yang keberatan dengan tinggi badan salah satu pemain asing milik Stapac Jakarta, Kendal Yancy.

Seperti diketahui sebelumnya, Brysean dipulangkan ke Amerika Serikat lantaran memiliki tinggi badan di atas 188 sentimeter. Sesuai regulasi IBL, salah satu dari dua pemain asing yang direkrut harus memiliki tinggi badan maksimal 188 sentimeter. Yancy dipulangkan karena memiliki tinggi badan 189 sentimeter.

Pelatih Pelita Jaya, Fictor Roring membenarkan bahwa pihaknya sudah mencurigai Yancy cukup lama. Kecurigaan itu semakin meyakinkan saat Stapac menundukkan Pelita Jaya di seri 7 IBL 2018/2019 akhir pekan lalu.

"Kami sudah curiga dari lama memang, tetapi kami hanya bisa lihat lewat pandangan mata saja. Susah juga mau memastikan itu. Kebetulan pemain asing saya ada yang tingginya 188 sentimeter, kemudian ketika dia berdiri bersebelahan, pemain saya itu tingginya kalah jauh dengan Yancy," ujar Ito, sapaan akrabnya, Senin (11/2).

Berangkat dari kasus tersebut, Pelita Jaya melayangkan surat resmi kepada IBL pada tanggal 10 Februari 2019. Lewat surat dengan nomor 235/PBPJ/10/02/2019 itu, Pelita Jaya meminta kepada IBL untuk mengukur ulang tinggi badan Yancy.

"Mengacu pada pembicaraan secara lisan antara kami, PT Pelita Jaya Bakrie dengan Direktur IBL Indonesia, Hasan Gozali yang menyetujui pengukuran tinggi badan pemain asing, bersama surat ini kami dari PT Pelita Jaya Bakrie mengajukan pengukuran tinggi badan pemain asing Stapac Jakarta atas nama Kendal L. Yancy," tulis surat resmi Pelita Jaya.

Dalam surat tersebut, Pelita Jaya pun meminta untuk pengukuran dilangsukan sebelum seri 8 di Jogjakarta digelar. Proses pengukuran tersebut pun harus disaksikan pihak Pelita Jaya.

"Mohon sekiranya pihak IBL Indonesia dapat melakukan pengukuran pemain bersangkutan sebelum IBL 2018-2019 seri Jogjakarta dimulai yang dapat disaksikan secara langsung oleh pihak PT Pelita Jaya Bakrie," lanjut keterangan dalam surat tersebut.

Editor           : Banu Adikara
Reporter      : Isa Bustomi

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up