alexametrics
ABL 2018/2019

Harus Menang, CLS Knights Akan Bermain Cepat

10 Mei 2019, 15:43:11 WIB

JawaPos.com – CLS Knights Indonesia harus menang di game 4 atas Singapore Slingers jika tidak mau didapuk sebagai runner up turnamen bola basket ASEAN Basketball League 2018/2019. Tertinggal 1-2 dengan sistem best of five, sudah jadi kewajiban buat Brandon Jawato dan koleganya untuk menyabet dua kemenangan beruntun agar bisa menjadi juara.

Bakal melakoni laga keempat di GOR Kertajaya, Surabaya pada Sabtu (11/5) besok, Knights bertekad tidak mau memberikan ruang bagi Slingers untuk memimpin. Mereka akan terus menggempur lawan dengan cara bermain cepat.

“Saya tidak ingin Slingers merayakan kemenangan disini. Jadi kita wajib merebut game 4 untuk membuat mereka semakin tertekan di pertandingan akhir yang akan berlangsung pada 15 Mei mendatang,” kata pelatih Knights Brian Rowsom, Jumat (10/5).

Kalah tipis 60-63 di game 3 beberapa hari lalu, Rowsom mengaku sudah melakukan evaluasi. Ia sudah meminta anak-anaknya menonton laga tersebut untuk mempelajari kesalahan-kesalahan yang mereka buat.

“Kita harus mengajak mereka untuk bermain cepat, tujuannya membuat mereka letih, karena ciri khas kita salah satunya adalah bermain fastbreak,” ujar Rowsom.

Hal lain yang dinilai Rowsom harus menjadi fokus pasukannya adalah ketepatan mengeksekusi tembakan-tembakan mudah.

“Kemarin kita kehilangan 24 poin karena kita tidak berhasil mengeksekusi field goals dengan baik. Kita mudah kehilangan easy shoot. Poin dari tembakan bebas juga sangat penting. Saya juga berpesan kepada para pemain untuk lebih bermain agresif dan jangan terlambat panas terutama saat main di kandang,” kata Rowsom.

Shooter andalan Knights Sandy Febriansyakh pun optimistis timnya masih bisa bernapas lebih lama. “Yakin saja. Saya dan kawan-kawan masih percaya kami bisa menang di game 4. Kita harus buat Slingers menjadi finalis,” ucap Sandy.

Editor : Banu Adikara



Close Ads