alexametrics
ABL 2018/2019

CLS Knights Optimistis Juara Meski Di Ujung Tanduk

9 Mei 2019, 14:28:20 WIB

JawaPos.com – CLS Knights Indonesia terancam gagal menjuarai kompetisi ASEAN Basketball League (ABL) 2018/2019 setelah dipecundangi Singapore Slingers di game ketiga yang berlangsung di GOR Kertajaya, markas BTN CLS Knights Indonesia, Rabu (8/5) malam kemarin. Kalah dengan kedudukan 1-2 di laga final yang menggunakan sistem best of five, Knights harus merelakan gelar juara melayang jika mereka kembali kalah di game keempat.
Knights keok dengan skor tipis 60-63. Dua pemain Slingers Jerran Young dan John Fields betul-betul menjadi mimpi buruk Brandon Jawato dan kawan-kawan. Selain mendulang banyak poin untuk timnya, pertahanan Slingers pun bisa dibilang cukup solid. Alhasil , Knights kesulitan menambah pundi-pundi angka.
Meski demikian, Knights tidak patah arang. Masih melakoni game selanjutnya di Surabaya, mereka yakin bisa memperpanjang napas. Pelatih Knights Brian Rowsom yakin timnya masih berada di jalur juara.
“Saya masih yakin kita akan menang di game empat dan rayakan juara di Singapore pada game kelima,” kata Rowsom, Kamis (9/5).
Sementara itu, Managing Partner BTN CLS Knights Indonesia, Christopher Tanuwidjaja mengakui bahwa kekalahan timnya kemarin tidak lepas dari peran wasit yang dinilai tidak bisa memimpin dengan baik. Meski merasa dirugikan, ia tidak mau pasukannya terus terbelenggu rasa kesal.
“Mental kita harus kuat. Kinerja wasit memang buruk. ABL harus mengevaluasi kinerja wasit yang kerap merugikan kami. Tapi semuanya harus tetap percaya dan harus fokus. Mental mereka sekali lagi tidak boleh goyah,” ucap Itop, sapaan akrabnya.
Knights dan Slingers akan menjalani game keempat pada 11 Mei. Jika Knights berhasil menang, maka partai penentu akan dihelat di Singapura pada 15 Mei. Namun, jika Knights kembali kandas, maka mereka harus legawa menjadi runner up di ABL musim ini.

Editor : Banu Adikara