← Beranda

Perjalanan Karier Carlos Sainz Jr.: Dari Toro Rosso ke Ferrari dan Kini Bersama Williams

Ramadhan AinurMinggu, 5 Januari 2025 | 00.25 WIB
Carlos Sainz saat meraih kemenangan perdananya di GP British musim 2022. (sportskeeda.com)
 
 

JawaPos.com - Carlos Sainz Jr memiliki nama lengkap Carlos Sainz Vazquez de Castro Cenamor Rincon Rebollo Birto Moreno de Aranda Don Pero Urrielagoiria Perez del Pulgar adalah anak dari Carlos Sainz Sr., yang merupakan legenda dari dunia balap reli.

Carlos Sainz Jr lahir pada tanggal 1 September 1994, yang saat ini ia sudah berusia 30 tahun.

Memulai debutnya pada tahun 2015 dengan mobil STR10 milik Scuderia Toro Rosso. Sainz berpasangan dengan Max Verstappen yang kala itu masih berumur 18 tahun. 

Pria bertinggi 178 cm ini menggunakan nomor 55 sebagai nomor mobilnya di ajang balap Formula 1.

Sudah lebih dari tiga tim yang dibela Sainz sepanjang kariernya. Tim mana saja yang pernah dibela Sainz? Simak daftarnya di bawah ini.

1. Scuderia Toro Rosso

Sainz melakukan debutnya pada musim 2015 di Albert Park Circuit, Australia dalam GP Australia 2015.  Pada balapan debutnya, ia langsung meraih poin dengan menempati posisi ke-9 dalam balapan yang berarti berhak atas dua poin.

Kualifikasi terbaiknya menempati posisi ke-5 pada GP Spanyol musim 2015 sedangkan, balapan terbaiknya meraih posisi ke-4 pada saat Singapura GP 2017.

Carlos Sainz bersama Scuderia Toro Rosso selama tiga musim dari 2015 hingga sebagian musim 2017, dengan perolehan 55 balapan, 112 poin, dan tanpa pernah meraih podium.

2. Renault F1 Team

Musim 2017 akhir, Sainz pindah tim ke Renault pada GP Amerika Serikat di Circuit of The Americas, Austin. Bersama Renault ia dipasangkan dengan Nico Hulkenberg asal Jerman. Sainz hanya bertahan satu musim dengan Renault.

Pria asal Spanyol ini mengikuti 25 balapan bersama Renault, dengan perolehan 78 poin, tanpa podium dan balapan terbaiknya meraih posisi ke-5 di GP Azerbaijan 2018.

3. McLaren

Setelah setahun di Renault, Sainz pindah ke tim asal Woking, Inggris yang tidak lain adalah McLaren. Saat di McLaren, ia dipasangkan oleh rookie driver Lando Norris.

Bersama Lando Norris, ia membuat duo yang dikenal dengan CarLando. CarLando menjadi duo yang paling menarik perhatian karena pertemanan mereka sangatlah erat dan menciptakan lingkungan kerja yang positif di tim yang bermarkas di Woking ini.

Sainz juga mendapatkan podium pertamanya dengan McLaren saat GP Brazil 2019 dengan meraih posisi ke-3 pada balapan tersebut. Balapan terbaiknya di McLaren adalah saat menempati posisi ke-2 di GP Italia musim 2020.

Pria yang mengidolai Fernando Alonso ini menjalani dua musim di McLaren 2019-2020, 38 Grand Prix dengan perolehan 201 poin, dua kali naik podium, dan belum meraih kemenangan.

Sainz yang menjalani musim impresifnya bersama McLaren membuat Ferrari tertarik untuk merekrutnya menggantikan Sebastian Vettel yang pindah ke Aston Martin.

Charles Leclerc merupakan rekan setim Carlos Sainz saat di Scuderia Ferrari. Bersama Leclerc, Sainz juga memiliki pertemanan yang sangat erat dengannya dan biasa disebut dengan C2.

Kemenangan pertama diraih saat di Ferrari pada GP British di Silverstone Circuit musim 2022. Selain kemenangan pertama, ia juga meraih pole position pertamanya di GP yang sama.

Cerita manis bersama Ferrari ditutup pada akhir musim 2024 dan pindah ke Williams. Cerita ini ditutup dengan 82 Grand Prix, 2 kali kemenangan, 11 kali podium dan 482 poin selama empat musim di Scuderia Ferrari. 

5. Williams Racing 

Cerita selanjutnya akan Sainz jalani bersama Williams Racing. Ia datang untuk menggantikan Franco Colapinto yang tidak dipertahankan Williams.

Harapannya, pengalaman Sainz di Ferrari bisa mengangkat performa dan memberikan masukan positif untuk pengembangan mobil Williams yang nantinya akan digunakan di musim 2025.

EDITOR: Edi Yulianto