JawaPos.com - Jakarta Running Festival 2024 akan memasuki hari terakhir pada Minggu (13/10). Ajang lari bertaraf internasional itu akan memperlombakan kategori yang paling ditunggu-tunggu, yakni Jakarta Half Maraton dan LeMinerale Maraton.
Direktur Utama PT Kelompok Lari Anak Bangsa (KLAB), Dickie Widjaja menjelaskan, Jakarta Half maraton dan LeMinerale maraton dalam Jakarta Running Festival 2024 akan diikuti sekitar 6 ribu pelari. Tiap kategorinya memiliki empat nomor untuk masing-masing jenis kelamin.
"Pastinya kan berdasarkan gender ya, pria dan wanita. Karegorinya ada open, di mana itu terbuka untuk siapapun yang mendaftar open, boleh dari luar negeri," kata Dickie Widjaja kepada JawaPos.com di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (12/10).
"Lalu ada kategori nasional, itu pemenangnya harus warga negara Indonesia. Kita juga ada kategori tambahan itu kategori master umur 40-49 tahun ya, dan umur 50 tahun ke atas untuk super master lah," tambah Dickie.
Khusus kategori open, negara para peserta cukup variatif. Setidaknya ada 36 negara yang jadi tempat/asal para pelari yang mendaftar Jakarta Half maraton maupun Le Minerale Maraton dalam Jakarta Running Festival 2024.
"Jadi kurang lebih ada sekitar 36 negara yang berpartisipasi. Terbanyak memang dari warga negara Jepang, kedua dari warga negara Kenya. Jadi kita punya lah dari berbagai macam negara Afrika, juga dari Bhutan, dari negara tetangga juga banyak yang ikutan, jadi cukup variatif," terangnya.
Sesuai jadwal, Le Mineral Jakarta Maraton akan digelar mulai pukul 04.00 WIB, dengan cut of time sampai lima jam kemudian. Artinya para peserta bakal berlari dengan jarak 42,195 km maksimal sampai pukul 09.00 WIB.
Sementara Jakarta Half Maraton dimulai sejam berikutnya alias pukul 05.00 WIB. Cut of time kategori ini hanya 3 jam 30 menit sehingga mereka harus melintasi jarak 21,097 Km dan tiba di garis finish sebelum pukul 08.30 WIB.
Dickie menambahkan, KLAB dan segenap panitia Jakarta Running Festival bekerja keras untuk mempersiapkan dua kategori lomba puncak tersebut. Salah satunya dengan menampung kritik dan saran dari para peserta kategori lomba lain yang sudah digelar pada Sabtu (12/10) pagi. Yakni kategori wondr 5K dan Electrum 10K.
Berdasarkan penuturan Dickie, masukan yang datang dari peserta kedua kategori lomba tersebut adalah titik refreshment. "Jadi mungkin ada beberapa masukan dari perlari pun tadi misalnya ada refreshment-nya mungkin agak jauh dari garis finish Itu sudah kita terima," terangnya.
"Itu sedang kita pertimbangkan caranya agar besok ketika runners yang dari half maraton maupun full maraton masuk finish, mungkin sudah capek, jangan terlalu jauh lah untuk refreshment air, isotonik dan yang lain-lain. Itu sudah kita pikirkan caranya untuk handle masukan tersebut," kata Dickie menambahkan.
Tapi terlepas dari itu, semua persiapan hari puncak Jakaeta Running Festival 2024 berjalan dengan lancar. "Semoga besok kita lancar-lancar aja, baik dari segi cuaca maupun dari segi kerjasama dengan berbagai macam pihak," jelasnya.
"Karena untuk memastikan dua kategori ini berjalan dengan baik kan kita perlu bekerja sama dengan banyak stakeholder ya, jadi kita juga pastinya lagi intens nih, agar langkah bersamanya besok bisa berjalan dengan lancar," pungkas Dickie.