JawaPos Radar

SEA Games 2017

Deni Akui Terlecut Kegagalan Eko Yuli

30/08/2017, 09:34 WIB | Editor: Agustinus Edy Pramana
Deni Akui Terlecut Kegagalan Eko Yuli
Deni akui kegagalan Eko Yuli meraih emas melecut semangatnya (Twitter@KEMENPORA_RI)
Share this image

JawaPos.com - Selain I Ketut Ariana, penyumbang medali emas bagi Indonesia cabor angkat besi SEA Games 2017 adalah Deni. Menariknya, Deni yang turun di kelas 69 kg terlecut kegagalan Eko Yuli Irawan. Dia bertekad meraih emas dan akhirnya terwujud.

Seperti diketahui, sebelumnya Eko Yuli hanya meraih perak di kelas 62 kg. Awalnya, Deni mengaku sedikit merasakan beban. Sebab, sejak awal, Deni hanya menjadi alternatif peraih medali emas bagi Merah Putih. Andalan utama adalah Eko Yuli yang dalam tiga edisi SEA Games sebelumnya selalu meraih emas.

Namun, keinginan mengharumkan nama Indonesia begitu tinggi. Itu menjadi motivasi kuat untuk berhasil dalam angkatan tertinggi.

Deni berhasil mengemas angkatan total 312 kg. Di antaranya, 142 kg snatch, dan 170 kg clean and jerk. Deni bersaing ketat dengan lifter Thailand, Trirat Boonsuk yang mencatat angkatan total 310 kg dan berhak atas medali perak. Bagi Deni, dia berhasil mengulang prestasi SEA Games 2013 silam. Kala itu dia meraih emas di kelas 69 kg.

Terkait dengan persiapan Deni untuk SEA Games kali ini, medali emas sangat istimewa. Dia sempat keluar pelatnas setelah Islamic Solidarity Games (ISG) April-Mei lalu. Alasan utamanya yakni karena uang saku dari Satlak Prima terhambat.

Berikutnya, dia memilih menjadi personal trainer sekitar satu bulan. ”Baru gabung lagi awal Juni,” ujar Deni seperti dilansir Indopos (Jawa Pos Group). Selain itu, persiapan Deni kembali terhambat setelah mengalami cedera punggung. Praktis dia harus absen berlatih selama 10 hari.

Toh, kini Deni berhasil mengharumkan Indonesia kembali. Medali emas merupakan buah kesabarannya dalam meniti karier sebagai atlet angkat besi.

(epr/jpg/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up