alexametrics

Kemenpora Setuju Game e-Sports Harus Punya Batasan

27 Maret 2019, 16:01:38 WIB

JawaPos.com – Kementerian Pemuda dan Olahraga mendukung usul Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang menilai game dengan unsur kekerasan seperti PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG) harus memiliki batasan konten. Sekretaris Menpora Gatot Dewa Broto menuturkan bahwa bila pada akhirnya MUI tetap mengeluarkan fatwa untuk game jenis tersebut, pihaknya akan mendukung penuh.

Sebelumnya, MUI sempat mengeluarkan wacana mengharamkan PUBG menyusul aksi brutal penembakan di Christchurch, Selandia Baru. Aksi penembakan yang dilakukan Brenton Tarrant tersebut dikaitkan dengan PUBG yang memiliki model senjata yang sama.

Namun, dalam diskusi yang dilakukan bersama Kemenkominfo, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), dan Asosiasi e-Sports Indonesia (IeSPA) pada Selasa (26/3) kemarin, MUI akhirnya tidak mengeluarkan fatwa apapun. Sebagai gantinya, MUI memberikan beberapa catatan bahwa game PUBG dan sejenisnya harus diberikan batasan konten mulai dari usia sampai waktu agar game tersebut tepat sasaran.

Terkait hal tersebut, Gatot menuturkan, Kemenpora akan ikut membantu memberikan pengawasan. “Tentu saja (setuju, Red). Nantinya kami juga menghormati fatwa atau aturan yang dikeluarkan MUI,” ujar Gatot, Rabu (27/3).

Gatot mengatakan, pihaknya saat ini akan menunggu langkah MUI selanjutnya yang masih melakukan kajian terhadap PUBG dan game serupa. “Tim kami pun sedang melakukan kajian serupa,” katanya lagi.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Isa Bustomi



Close Ads
Kemenpora Setuju Game e-Sports Harus Punya Batasan