alexametrics
Hari Kartini

Petenis Dengan IPK 4.00 ini Tegaskan Kartini Tidak Cuma Perlu Pintar

21 April 2018, 19:10:52 WIB

JawaPos.com – Sosok Raden Ajeng Kartini rupanya betul-betul menginspirasi petenis muda Indonesia Aldila Sutjiadi. Aldila menilai, Kartini di era sekarang tidak hanya cukup pintar saja.

Berbicara soal pintar dalam konteks akademik, Aldila memang sosok yang sangat tepat disebut sebagai Kartini Generasi Z. Mengenyam pendidikan di jurusan Matematika Ekonomi Universitas Kentucky, Amerika Serikat, Aldila lulus di tahun 2016 dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) yang sangat menakjubkan: 4.00.

Hasil tersebut diraih Aldila bukan semata karena ia berotak encer, tapi juga memiliki kedisiplinan tinggi. Hal ini pun diterapkan olehnya di lapangan tenis.

“Perempuan kalau lebih maju ya pastinya harus disiplin, karena kalau mau raih prestasi itu tidak bisa setengah-setengah, tidak bisa cukup pintar saja. Karena Kartini juga kita tahu dari sejarah bahwa dia disiplin banget,” ujar Aldila.

Menurut Aldila, dengan mengedepankan kedisiplinan, perempuan Indonesia pasti bisa meraih tujuan yang mereka capai di bidang apapun.

Emansipasi wanita yang menjadi dobrakan utama Kartini pun dipandang Aldila sebagai hal yang harus terus dikenang dan diperjuangkan. Sebagai petenis, Aldila juga merasakan betul ada perlakuan berbeda antara petenis putra dan putri.

“Salah satunya soal hadiah. Di sebuah turnamen yang pernah saya ikuti, total hadiah utama untuk sektor putri itu setengahnya dari sektor putra. Padahal, jam latihannya sama,” katanya.

Hal ini juga yang membuat Aldila yakin bahwa emansipasi yang digaungkan Kartini harus terus dipertahankan. “Disiplin dan emansipasi itu penting sekali untuk perempuan Indonesia,” katanya tegas.

Karenanya, menurut Aldila, sudah saatnya perempuan ikut berjuang di bidangnya masing-masing. Dengan kedisiplinan, kegigihan, dan sedikit kesabaran seperti Kartini yang berjuang demi ekualitas gender pada zamannya, Aldila percaya bahwa konsistensi pasti membuahkan hasil.

Bagaimanapun, usaha yang keras pada akhirnya tidak akan mengkhianati. (ISA)

Editor : Banu Adikara

Reporter : (kar/isa/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
Petenis Dengan IPK 4.00 ini Tegaskan Kartini Tidak Cuma Perlu Pintar