alexametrics

Lebih Baik Tekuni e-Sports Ketimbang Sebar Hoax

17 Maret 2019, 18:55:13 WIB

JawaPos.com – Anggota Komisi I DPR RI Charles Honoris menilai bahwa sudah saatnya e-Sports dikembangkan seluas-luasnya di Indonesia. Charles menuturkan bahwa e-Sports tidak lagi dipandang sebagai ajang senang-senang belaka.

“Atlet e-sports Indonesia harus bisa bersaing bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga di tingkat internasional. Nantinya kalau sampai dipertandingkan di Asian Games berikutnya (Hangzhou 2022, Red), dan nanti kalau jadi masuk di Olimpiade, atlet-atlet Indonesia dapat mengharumkan nama bangsa melalui olahraga ini,” ujarnya disela-sela Grand Final NXL Mobile e-Sports Cup 2019, Minggu (17/3) di Mal Mangga Dua, Jakarta Pusat.

Sebagai langkah awal, Charles ingin Indonesia bisa berbicara di SEA Games 2019 yang akan dihelat jelang akhir 2019. Pada ajang tersebut, Filipina sebagai tuan rumah akan mempertandingkan enam game yakni Dota 2, Mobile Legends, NBA2K19, Starcraft, AOV, dan Tekken 7.

Menurut Charles, geliat e-Sports yang kian meluas bukan bisa menjadi wadah untuk para gamer maupun pengguna aktif internet untuk meniti karir yang jelas ketimbang melakukan hal-hal tidak berguna seperti membuat dan menyebarkan hoax.

“Berkembangnya e-Sports bida mendorong developer game dalam negeri untuk menciptakan game yang bisa dimainkan di e-Sports. Ini tentu lebih berguna daripada anak muda Indonesia menggunakan internet untuk menyebarkan hoax, fitnah, atau kebencian di medsos,” jelasnya.

Untuk menghindari dampak negatif dari e-Sports, Charles menilai pemerintah harus turut campur tangan menjaga kondusifnya atmosfer e-Sports. Salah satunya dengan menerapkan beberapa peraturan yang sifatnya mengikat.

“Mungkin ke depan perlu juga registrasi diperketat saat membuat akun game online, harus registrasi dengan usia. Jadi ke depan mungkin di jam tertentu anak yang masih di usia sekolah tidak bisa login untuk main live. Jadi tidak menggangu para siswa yang sedang belajar,” tutupnya.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Bintang Rahmat

Copy Editor :

Lebih Baik Tekuni e-Sports Ketimbang Sebar Hoax