JawaPos Radar

Dukung Atlet 2018 Asian Para Games Merah Putih, Sosialisasi Sasar Mal

15/12/2017, 21:48 WIB | Editor: Suryo Eko Prasetyo
Atlet kursi roda Doni Yulianto (kiri) APG di Solo Grand Mall
BERBINCANG: Salah satu atlet kursi roda di APG 2018, Doni Yulianto (kiri) hadir dalam sosialisasi APG di Solo Grand Mall (SGM), Kamis (14/12). (Ari Purnomo/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Panitia Pelaksana Asian Para Games 2018 Indonesia (INAPGOC) menghelat sosialisasi tidak biasa. Demi kesuksesan Asian Para Games 2018 mereka menyosialisasikan pekan olahraga penyandang disabilitas atau difabel sampai masuk salah satu mal di Solo. Panitia menggandeng para difabel Kota Solo di Solo Grand Mall (SGM).

Menurut Henny Purwaningsih selaku Divisi PR dan Media INAPGOC, sosialisasi itu sengaja dilakukan di pusat-pusat keramaian. Tujuannya agar gelaran olahraga akbar bangsa Asia khususnya penyandang difabel berlangsung sukses. Atlet tuan rumah diharapkan dapat meraih banyak medali.

''Kami ingin menginformasikan kepada masyarakat Indonesia mengenai Asian Para Games (APG) 2018. Dengan begitu diharapkan mereka tergerak memberikan dukungan kepada para atlet, baik secara langsung maupun tidak langsung,'' terang Henny di sela-sela sosialisasi, Kamis (14/12).

Henny mengatakan, sosialisasi ini diadakan di 16 kota dengan 20 titik sosialisasi. Selain di Kota Solo, kota lain yang juga disinggahi untuk sosialisasi ini diantaranya, Medan, Palembang, Batam, Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bandung, Yogyakarta, Semarang, dan Surabaya.

Selain itu ada juga di Bali, Makassar, Samarinda dan yang terakhir adalah di Ambon. ''Sebagai tuan rumah, Indonesia bersiap untuk menerima kedatangan dari 3.000 atlet disabilitas. Mereka datang dari 42 negara di Asia dan dari Asian Paralympic Commite,'' katanya.

APG 2018 mendatang akan mempertandingkan 17 cabang olahraga dengan 582 nomor pertandingan. Gelaran akan dilaksanakan mulai dari tanggal 6 sampai dengan 13 Oktober. Untuk gelaran olahraga empat tahunan ini akan diadakan di dua kota yakni Jakarta dan Palembang.

''Pada kesempatan itu Indonesia bisa membuktikan untuk mewujudkan kesetaraan antara hak dan kesempatan bagi para penyandang disabilitas untuk menuju kehidupan yang sejahtera,'' tukasnya.

(apl/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up