alexametrics
Asian Track Championship 2019

Diah Asri Astyavi, Sosok di Balik Kesuksesan Muhammad Fadli

11 Januari 2019, 17:06:52 WIB

JawaPos.com – Di balik pria yang sukses, ada wanita yang hebat. Ungkapan itu mungkin pas disematkan untuk istri atlet balap sepeda difabel Muhammad Fadli Imammuddin, Diah Asri Astyavi.

Peran Asti, sapaan akrabnya, boleh dibilang cukup krusial dalam hidup Fadli. Mendukung penuh sang suami banting setir ke olahraga balap sepeda disabilitas setelah mengalami kecelakaan balap motor hebat beberapa tahun lalu, karir Fadli boleh dibilang terus bersinar. Berkat suport Asti pula lah Fadli sukses menyumbang medali perak dan emas di Asian Games 2018, dan yang terbaru trofi juara di Asian Track Championship (ATC) 2019.

Saat Fadli menjuarai ATC 2019 di nomor 4.000 meter individual pursuit putra klasifikasi C4-C5, Asti pun ikut menonton. Tak lupa ia juga mengajak putra tunggal mereka Muhammad Ali ke Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur untuk melihat sang ayah beraksi. Fadli kala itu menjadi juara setelah finis dengan catatan waktu 4 menit 59,601 detik.

Mengomentari perannya dalam mendukung Fadli, Asti menuturkan bahwa sebetulnya Fadli sendiri merupakan atlet dengan jiwa petarung yang sangat tinggi. Karenanya, dukungan dari Asti bukanlah hal utama yang membuat Fadli menjadi seorang atlet hebat.

“Fadli itu orangnya fighter banget kan ya. Jadi dukungan juga pastinya berpengaruh ke penampilannya. Kalau dukungan dalam bentuk spesial sih tidak ada karena dia setiap hari latihan. Kita hanya bantu doa,” kata Asti saat ditemui di arena Velodrome, Jumat (11/1).

Asti menuturkan, ia sendiri sebetulnya tidak menyangka karir Fadli bisa melejit di dunia balap sepeda disabilitas setelah ‘resmi’ menjadi seorang difabel lantaran kehilangan kaki kirinya usai kecelakaan hebat di lintasan balap motor beberapa tahun lalu. Dalam masa-masa sulit suaminya, Asti mengaku ia hanya menjalankan tugasnya sebagai seorang pendamping hidup yang baik dan setia.

“Saya katakan ke Fadli bahwa hidup terus berjalan. Dia punya anak yang butuh sosok ayah teladan. Dulu dia pembalap motor,  dan sekarang pembalap sepeda. Artinya kan masih tetap membalap. Selama masih bisa dan masih sanggup, ya lakukan saja,” tutupnya.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Isa Bustomi



Close Ads
Diah Asri Astyavi, Sosok di Balik Kesuksesan Muhammad Fadli