JawaPos Radar

Di-bully karena Belum Kembalikan BMN, Roy Suryo Ajak Menpora Bertemu

10/09/2018, 15:59 WIB | Editor: Banu Adikara
Asian Games 2018, Imam Nahrawi, Menpora, Roy Suryo, Surat Kemenpora, Barang Milik Negara, BMN
Pengacara Roy Suryo Tigor Simatupang (Isa Bustomi/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Polemik antara Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan Mantan Menpora Roy Suryo perihal 3.226 unit barang milik negara (BMN) yang belum dikembalikan belum usai. Roy akhirnya membuka diri dengan mengajak Menpora Imam Nahrawi bicara soal kasus ini setelah dijadikan bulan-bulanan oleh netizen di media sosial.

Untuk diketahui, surat Kemenpora kepada Roy Suryo ihwal pengembalian 3.226 BMN secara tiba-tiba bocor ke khalayak ramai pada pekan lalu. Hal ini langsung memicu reaksi warganet di media sosial. Mereka ramai-ramai mem-bully Roy.

Kuasa hukum Roy Tigor Simatupang menuturkan bahwa Roy sudah melayangkan surat kepada Imam ihwal pertemuan tersebut. Dalam surat tersebut, Tigor menjelaskan bahwa Roy meminta untuk melakukan pertemuan perihal 3.226 unit BMN yang belum dikembalikan Roy dan tidak jelas rimbanya tersebut.

"Surat sudah diterima oleh Sekretaris Menpora, langsung oleh pak Gatot (Dewa Broto). Jadi kita tinggal tunggu selanjutnya dari Kemenpora," kata Tigor di Kantor Kemenpora, Senin (10/9).

Namun, Tigor menuturkan bahwa waktu pertemuan tersebut hingga saat ini belum ditentukan. Tigor pun berharap agar pembahasan ribuan unit BMN bernilai kurang lebih Rp 9 miliar itu bisa segera dilakukan.

Hal ini, kata Tigor, harus segera dilakukan untuk membersihkan nama kliennya yang sudah terlanjur tercemar di media sosial dan dijadikan meme karena kasus ini. Diharapkan, pertemuan bisa dilakukan pekan ini.

"Supaya jelas semuanya. Jadi nggak ada lagi orang di media sosial yang kirim (meme, Red) macam-macam tidak karuan. Mereka juga supaya tahu dengan jelas," katanya.

Tigor juga mengaku, ia belum menerima daftar barang-barang yang belum dikembalikan oleh Roy. "List barang belum diberikan. Nanti di pertemuan ini kita bicarakan lagi," tutupnya.

(isa/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up