JawaPos Radar

Asian Para Games 2018

Jokowi Perintahkan Beri Akses Gratis Bagi Difabel di Asian Para Games

08/09/2018, 12:25 WIB | Editor: Agus Dwi W
asian para games 2018
Joko Widodo memerintahkan ada akses gratis bagi difabel di Asian Para Games 2018. (Fedrik Tarigan/Jawa Pos)
Share this

JawaPos.com - Asian Games usai, kini saatnya untuk event bagi para difabel, Asian Para Games 2018. Ajang multievent bagi kaum disabilitas ini juga tak dilewatkan oleh Presiden Joko Widodo. Secara khusus Jokowi berharap momentum kesuksesan di Asian Games berlanjut ke Asian Para Games.

Tak hanya itu, karena ini merupakan momen langka, Jokowi pun memerintahkan ada akses gratis bagi kaum disabilitas yang ingin menyaksikan langsung di tempat pertandingan. Rencananya, ajang olahraga bagi para atlet disabilitas se-Asia ini akan dibuka secara resmi pada 6 Oktober 2018. 

"Saya minta momentum kesuksesan Asian Games yang telah kita raih kita lanjutkan pada penyelenggaraan Asian Para Games," sebut Joko Widodo, saat memimpin rapat terbatas tentang persiapan penyelenggaraan Asian Para Games 2018 di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (7/9).

Sama halnya dengan Asian Games beberapa waktu lalu, dalam penyelenggaraan kali ini, Kepala Negara ingin agar Indonesia kembali menjadi tuan rumah yang baik bagi para atlet dan ofisial. Kurang lebih ada 42 negara yang turut berpartisipasi di Asian Para Games kali ini.

"Kita ingin menjadi tuan rumah yang baik serta memberikan pelayanan yang maksimal bagi kurang lebih 2.888 atlet dan 1.826 ofisial yang akan berpartisipasi di 18 cabang olahraga di Asian Para Games," imbuh Presiden.

Untuk itu, dalam rapat terbatas ini, Kepala Negara memastikan kesiapan lokasi pertandingan, transportasi, wisma bagi para atlet, dan teknis pelaksanaan. 

"Saya minta akses gratis bagi penyandang disabilitas untuk menonton pertandingan Asian Para Games," tegas Jokowi.

Kesuksesan Asian Games 2018 beberapa waktu lalu dapat dijadikan pembelajaran bagi Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC) untuk dapat menghadirkan kemeriahan serupa. Penyelenggaraan Asian Games maupun Asian Para Games ini akan menjadi pengalaman tersendiri bagi Indonesia dalam mempersiapkan diri untuk bersaing menjadi tuan rumah Olimpiade 2032.

"Bisa belajar dari pengalaman INASGOC di penyelenggaraan Asian Games yang lalu. Yang sudah baik kita tingkatkan, yang belum baik kita perbaiki. Ini semua menjadi pengalaman yang sangat berharga dalam kita menjalankan event-event yang berkelas dunia," tutur Presiden.

Terkait permintaan Presiden tersebut Raja Sapta Oktohari (Ketua INAPGOC) mengatakan bahwa penyandang disabilitas nantinya akan difasilitasi oleh komunitasnya masing-masing. Terutama untuk memperoleh akses gratis ke dalam lokasi pertandingan secara terkoordinir. Pihak INAPGOC akan langsung berkoordinasi dengan Kementerian Sosial untuk menindaklanjuti permintaan tersebut.

"Kami melalui badan dari Kementerian Sosial. Mekanisme tiketnya nanti dibuat skemanya, tetapi kita memilih untuk ke kelompok-kelompok (komunitas) agar sampai ke tangan yang tepat," ujar Oktohari. 

(bam)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up