alexametrics

Legiun Asing Bikin Pede Peserta Proliga

8 Maret 2017, 19:20:19 WIB

JawaPos.com- Ajang Proliga putaran kedua seri pertama menyisakan catatan tersendiri bagi tim yang berkompetisi, terutama dengan hadirnya para pemain asing. Tim-tim yang berlaga menggantungkan harapan tinggi kepada mereka. Harga yang mahal diharapkan mampu sejalan dengan performa mereka di lapangan.

Sebut saja Hayley Spelman, pemain Gresik Petrokimia. Pemain bernomor punggung 2 itu memang menjadi mesin poin bagi Petro. Tercatat, dalam dua laga yang dilakoni, Spelman berhasil membuat 10 spike ke pihak lawan.

Spelman tidak sendiri. Rekannya sesama pemain asing, Veronica Angeloni, juga mencatatkan performa menawan pada seri pertama kemarin. Pemain asal Negeri Pizza itu berhasil membawa Petro menyapu bersih laga dengan spike mautnya. Total, 11 spike dilakukan Vero dalam dua pertandingan kemarin.

’’Veronica bisa membuat tim menjadi lebih bersemangat. Permainannya sangat bergairah,” jelas Li Huanning. ’’Keberadaan Vero dan Spelman menambah kepercayaan diri tim kami,” imbuh Mr Lie, panggilan Li Huanning.

Di sisi lain, hasil kurang memuaskan dialami tim sesama Jatim, Surabaya Bhayangkara Samator. Memboyong dua pemain asing, performa Samator malah anjlok. Juara bertahan putaran pertama itu harus turun kasta menjadi runner-up pada putaran kedua. Samator pun menyorot performa kedua pemain asingnya, Valentyn Burkovskyi dan Wilfrido Hernandez.

Manajer Samator Hadi Sampurno menilai bahwa performa kedua pemain asingnya tidak optimal. Terlebih Vale, panggilan Valentyn. Jauh-jauh datang dari Ukraina, performa Vale masih jauh panggang dari api. ’’Ukraina adalah negara salju, mungkin saja dia kesulitan beradaptasi di Indonesia yang beriklim tropis. Jadi, energi dia mudah terkuras,” jelas Hadi. Vale baru bergabung dengan Samator saat menghadapi seri Batam (10/2).

Meski tetap membutuhkan tenaga pemain asing, Hadi mengatakan lebih sreg jika menggunakan pemain lokal didikan Samator. Sebab, chemistry yang sudah terbentuk di antara para pemain akan mempermudah komunikasi dalam membentuk pola permainan. ’’Secara naluri, pemain lokal akan lebih padu karena sudah bertahun-tahun latihan bersama,” jelas Hadi.

Hadi mengungkapkan, dalam merekrut pemain asing, dirinya mengandalkan YouTube sebagai referensi. Selanjutnya, dia akan melihat track record pemain tersebut. Jika dirasa cocok dengan pola permainan tim, langkah selanjutnya adalah negosiasi harga. ’’Bahkan, ada klub yang mengirimkan talent scout ke negara asal pemain incaran untuk melihat permainannya secara langsung,” ucapnya.

Pelatih Palembang Bank Sumsel Samsul Jais mengomentari hadirnya pemain asing di pergelaran Proliga. Menurut dia, chemistry antara pemain asing dan lokal serta tim pelatih merupakan hal penting yang harus dibentuk. Dalam membangun pola permainan, pemain asinglah yang harus mengikuti pola permainan tim, bukan sebaliknya. ’’Kesalahan yang sering dilakukan, kan tim yang mengikuti permainan pemain asing,” tuturnya.

Mengenai regulasi pemain asing, Regi Nelwan, wakil direktur Proliga, mengatakan bahwa penggunaan pemain asing adalah kebijakan masing-masing tim. Sebab, hanya tim yang bersangkutan yang mengerti kebutuhan mereka. ’’Peraturannya, pemain asing hanya boleh dua orang. Kalau kebanyakan, nanti posisi penting di tim malah diisi pemain asing. Pemain lokal jadi tidak berkembang,” jelasnya.

Regi menambahkan, kehadiran pemain asing di Proliga berfungsi menambal kekurangan pemain tim-tim yang bertanding. Selain itu, mereka diharapkan bisa menampilkan permainan yang menghibur dan dapat menjadi modal belajar pemain lokal dalam bertanding. ’’Biasanya, saat menghadapi pemain asing, pemain lokal minder lebih dulu karena postur mereka tinggi-tinggi. Itu yang harus dibiasakan sejak sekarang,” tuturnya. (tif/rid/c7/tom)

Editor : Miftakhul F.S

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads
Legiun Asing Bikin Pede Peserta Proliga