JawaPos Radar

Christo Harus Kocek Ratusan Juta Rupiah Demi Naikkan Ranking

07/09/2018, 18:50 WIB | Editor: Banu Adikara
Asian Games 2018, tenis,Christopher Rungkat/Aldila Sutjiadi, Indonesia
Christopher Rungkat/Aldila Sutjiadi saat meraih medali emas dari nomor ganda campuran tenis Asian Games 2018 (Alwi Alim/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Petenis putra Indonesia Christopher Rungkat tidak ingin berlama-lama istirahat setelah menjuarai Asian Games 2018. Christo menuturkan, ia sudah harus mulai mempersiapkan diri menyongsong Olimpiade Tokyo 2020.

Masih punya waktu dua tahun mendatang, Christo dan partnernya Aldila Sutjiadi punya PR meningkatkan ranking mereka. Hal itu bisa dilakukan dengan cara mengikuti turnamen sebanyak-banyaknya.

"Saya akan menggenjot performa serta peringkat saya dan Aldila. Per tahun setidaknya harus mengikuti 35 turnamen," ujar Christo.

Meski kedengarannya tidak sulit, Christo menuturkan bahwa bagi seorang petenis profesional, mengikuti turnamen butuh biaya yang sangat besar. Ia menjelaskan, setidaknya ia harus merogoh kocek sebesar Rp 700 juta sampai Rp 1 miliar per tahunnya untuk mengikuti turnamen.

"Kalau ditanya dananya berapa, kemarin pak Imam (Nahrawi Menteri Pemuda dan Olahraga, Red) sangat terkejut. Untuk terjun sebagai petenis profesional dibutuhkan dana sekitar 50-80 ribu USD per tahun. Apalagi dengan kurs dolar sekarang. Memang realitanya seperti itu," jelasnya.

Christo mengungkapkan, dana yang dikeluarkan tersebut sudah termasuk uang peralatan, transportasi, pendaftaran, biaya terapis dan juga pelatih. Selama ini, Christo selalu menggunakan dana pribadinya untuk bermain di turnamen besar.

"Selama ini untuk biaya memakai uang saya dari hasil memenangkan turnamen. Beberapa juga dari sponsor. Kemepora selama ini memang lebih mendungkung ke pelatnas. Untuk individu menmang tidak," ujarnya.

(mat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up