JawaPos Radar

Generasi Emas

Terima Bonus Rp 2,5 M, Aries Susanti Rahayu Kepikiran Olimpiade 2020

05/09/2018, 18:50 WIB | Editor: Ilham Safutra
Terima Bonus Rp 2,5 M, Aries Susanti Rahayu Kepikiran Olimpiade 2020
Atlet panjat tebing Indonesia Aries Susanti Rahayu melakukan selebrasi setelah memenangkan final katagori speed putri di Arena Panjat Tebing Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (23/8). (M Hatta/Sumatera Ekspres/Jawa Pos Group)
Share this image

JawaPos.com - Aries Susanti Rahayu. Atlet panjat tebing itu tercatat sebagai anggota kontingen Indonesia peraih bonus terbesar Asian Games 2018. Dua medali emas yang direngkuhnya membuatnya diguyur bonus tak kurang dari Rp 2,5 miliar.

Itu tentu nilai yang sangat fantastis.

Apalagi bagi gadis berumur 23 tahun. Aries pun merasa mendapat anugerah luar biasa dengan itu semua. Meski begitu, perempuan asal Grobogan, Jawa Tengah, tersebut belum memiliki bayangan apa pun tentang uang bonus itu. Malahan, dia terkesan tidak ambil pusing dengan gendutnya rekening tabungannya.

Terima Bonus Rp 2,5 M, Aries Susanti Rahayu Kepikiran Olimpiade 2020
Atlet panjat tebing Indonesia Aries Susanti Rahayu melakukan selebrasi setelah memenangkan final katagori speed putri di Arena Panjat Tebing Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis ( (M Hatta/Sumatera Ekspres/Jawa Pos Group)

"Belum mau mikirin dulu," ujar Aries.

Yang ada dalam kepalanya saat ini justru Olimpiade Tokyo 2020. Untuk kali pertama, cabang olahraga panjat tebing bakal dilombakan dalam Olimpiade. Sebagai pemegang titel juara dunia dan pemenang Asian Games, Aries sangat berhasrat tampil dalam Olimpiade.

Hanya, tantangan menuju ke sana tidaklah mudah. Apalagi, di Olimpiade, yang dipertandingkan hanya nomor kombinasi. Nomor yang memadukan tiga nomor sekaligus. Yaitu, speed, lead, dan boulder. Sementara itu, Aries adalah pemanjat spesialis nomor speed.

Dia pun tertantang untuk meningkatkan kemampuannya di dua nomor lainnya, lead dan boulder. Aries akan mengoptimalkan waktu setahun yang terasa sangat mepet ini. Agenda terdekat adalah 21 September nanti. Pada tanggal itu akan mulai dilangsungkan kejuaraan elite internasional di Tiongkok.

"Selama satu setengah bulan kami akan mengitari Tiongkok karena di sana ada tujuh kejuaraan," terangnya. Aries pun sangat yakin kemampuannya bakal terus meningkat. "Tidak ada yang tidak mungkin," tegas gadis berhijab tersebut.

Namun, sebelum kembali dengan rutinitas memanjat, Aries memutuskan untuk melepas kerinduannya dengan keluarga di Grobogan. Kebetulan, dia mendapat jatah libur selama tiga pekan.

Kemarin (4/9) Aries tiba di rumahnya di Desa Taruman, Klambu, Grobogan. Karangan bunga ucapan selamat dari berbagai instansi menyambutnya di pelataran rumah. Para tetangga juga berduyun-duyun ke rumahnya. Mereka menyambut sekaligus memberikan ucapan selamat.

Pemandangan itu membuat orang tua Aries semakin bangga. Menebalkan rasa bangga setelah melihat sang putri mempersembahkan medali emas untuk Indonesia di arena Asian Games 2018. "Saya benar-benar bangga melihat anak saya mengharumkan nama Indonesia," ujar Sanjaya, ayah Aries.

Bagi Sanjaya, rasa bangga itu lebih dari cukup. Karena itu, dia tak mau ikut campur dengan urusan bonus yang diterima sang anak. 'Itu urusan dia (Aries). Saya tidak ikut-ikut," tegasnya. 

(feb/han/c5/fim)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up