alexametrics

Ferrari F1 Sukses Saingi Mesin Mercy-Red Bull dengan Bahan Bakar Baru

31 Desember 2021, 20:39:29 WIB

JawaPos.com – Untuk menjadikan Formula 1 lebih hijau atau ramah lingkungan, mulai tahun depan balapan jet darat itu akan memperkenalkan bahan bakar E10.

Bahan bakar ini merupakan perpaduan antara 90 persen minyak fosil dan 10 persen ethanol.

Dengan kebijakan bahan bakar baru tersebut, diyakini mobil-mobil Formula 1 akan kehilangan 20 tenaga kuda alias horse power musim depan.

Namun media Italia menyatakan bahwa Ferrari mengklaim telah berhasil mengatasi masalah tersebut.

Artinya, mereka sudah mempu menemnukan formula agar power mesin mereka tetap sama ketika menggunakan E10 dengan saat memakai bahan bakar 100 persen fosil.

Menurut laporan Motorsport Italy, mesin F1 Ferrari 2022 telah melampaui kekurangan tenaga 065/6 yang hilang di akhir musim 2021 ini.

Kemajuan tersebut diklaim berkat hasil riset Shell perusahaan pemasok bahan bakar bagi Ferrari. Tenaga yang dicapai dengan bahan bakar baru tersebut dilaporkan akan membawa Ferrari menutupi defisit tenaga (power) mesin yang selama ini masih tertinggal oleh Mercedes dan Red Bull (Honda).

Meski begitu klaim tersebut masih harus dibuktikan di lintasan. Apalagi, kita belum tahu kemajuan seperti apa yang sudah dicapai rival Ferrari, yakni Mercedes dan Red Bull.

”Setelah saya pelajari tahun lalu (musim ini), kelemahan utama dari mesin kami adalah power. Gap tenaga mesin itu terasa sekali ketika bersaing di trek lurus,” terang Team Principal Ferrari F1 Mattia Binotto.

”Saya rasa, jika melihat perbandingannya dengan tahun lalu, kemajuan pesat telah kami capai. Memang masih ada gap dengan mesin terbaik, tapi jarak itu sudah sangat berkurang,” tambahnya.

”Dengan melihat perkembangan sepanjang musim 2021, saya yakin kami akan lebih maju lagi tahun depan,” tandasnya.

 

Editor : Candra Kurnia

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads