‘Bapak Atletik’ Indonesia Meninggal Dunia

31 Maret 2020, 13:36:30 WIB

JawaPos.com – Ketua Umum PB Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Mohammad (Bob) Hasan meninggal dunia hari ini (31/3). Dia mengembuskan napas terakhir pada usia 89 yahun.

Bob Hasan yang juga pengusaha legendaris sektor industri kayu itu meninggal di RSPAD Jakarta pukul 11.00 WIB. Rencananya, pada pukul 17.00 WIB, jenazah akan dibawa ke Semarang untuk kemudian dimakamkan di makam keluarga di Ungaran, Jawa Tengah.

Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto memastikan Bob Hasan meninggal dunia bukan karena virus Covid-19. Namun karena kanker yang dia derita dalam tiga tahun terakhir.

“Betul, baru saja saya telepon Pak Tigor (Tanjung, Sekjen PP PASI, red). Menurut rencana (jenazah( dimakamkan di Ungaran Jawa Tengah. Tidak ada kaitannya dengan korona,” jelasnya lewat pesan singkat.

Pria kelahiran 24 Februari 1931, itu sangat berjasa membesarkan PB PASI. Tangan dinginnya mampu melahirkan sederet atlet andalan dari lintasan atletik seperti Suryo Agung Wibowo, Dedeh Erawati, hingga Lalu Muhammad Zohri.

Karena peran aktif dan jasa besarnya, Bob Hasan disebut-sebut sebagai ‘Bapak Atletik Indonesia’.

Nama Bob Hasan naik sebagai tokoh atletik nasional saat Lalu Zohri yang berhasil meraih juara dunia 100 meter u-20 di Finlandia.

Zohri yang berasal dari keluarga sangat sederhana di Lombok, Nusa Tenggara Barat bisa menggapai prestasi dunia antara lain atas sokongan penuh dari Bob Hasan.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum PB PASI selama lebih dari 40 tahun, Bob mendukung pengembangan atletik di Indonesia, termasuk pembiayaan untuk Zohri.

Setiap tahun, Bob Hasan disebut-sebut mengeluarkan Rp 10 miliar untuk membiayai atletik Indonesia dari kantong pribadinya.

Selain berkiprah di olahraga atletik, sebelumnya Bob Hasan dikenal sebagai pengusaha yang sangat dekat dengan Presiden kedua Indonesia, Soeharto. Sejak 1966, saat Soeharto naik menjadi presiden, Bob Hasan langsung melesat sebagai pengusaha kayu raksasa Indonesia di bawah bendera Kalimanis Group.

Perusahaan ini dikabarkan menguasai pengelolaan hutan seluas nyaris 2 juta hektare di Kalimantan. Hingga, Bob Hasan dikenal sebagai Raja Hutan Indonesia.

Pada 2001, Bob Hasan menjadi tersangka korupsi penyalahgunaan kekuasaan. Dia juga dianggap menjadi dalang pembakaran jutaan hektare lahan di Sumatera. Bob Hasan dijebloskan di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang. Dia lalu ditransfer ke Nusa Kambangan dan akhirnya bebas pada Februari 2004.

Bob Hasan juga pernah menduduki jabatan Menteri Perindustrian di era Soeharto, tepatnya 1998 silam. Dia adalah menteri Indonesia pertama yang berdarah Tionghoa dalam kabinet Orde Baru.

Namun, Bob Hasan hanya menjabat beberapa bulan dari Maret hingga Mei 1998 dan digantikan oleh Rahardi Ramelan.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : Gugun Gumilar



Close Ads