alexametrics

Dengan Formasi Baru, Tak Target Tinggi di SEA Games 2019

30 Oktober 2019, 20:06:50 WIB

JawaPos.com –Tim estafet 4 x 100 meter putra akan tampil dengan formasi baru di SEA Games 2019. Pasalnya, salah seorang sprinter, Bayu Kertanegara, dipulangkan PB PASI lantaran tidak mampu menembus limit yang telah ditetapkan. Karena itu, terpaksa dicarikan pelari pengganti untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Bayu.

Si kembar Adit Rici Pradana dan Adit Rico Pradana dipilih untuk menjadi skuad baru tim estafet. Mereka adalah sprinter yang baru menghuni pelatnas setelah berprestasi di ASEAN School Games 2019.

Sementara itu, M. Bisma Diwa, Joko Adi Kuncoro, dan Eko Rimbawan masih dipertahankan untuk membela Indonesia pada ajang dua tahunan tersebut.

Itu tentu akan menjadi kejuaraan internasional kedua bagi mereka. Atlet asal Blora tersebut menjadi harapan baru untuk tim estafet. ”Kami tim pelatih selalu kasih masukan supaya mereka tidak merasa tertekan. Semua, baik itu senior maupun junior, saling merangkul. Jadi, enggak ada yang gimana gitu,” kata pelatih pelatnas Eni Nuraeni.

Dengan komposisi baru, pelatih yang mendapat penghargaan sebagai pelatih terbaik di Asia itu tidak mematok target terlalu tinggi. Dalam pengambilan waktu, tim estafet masih membukukan waktu 39,80 detik.

Jelas masih sangat jauh jika dibandingkan ketika Lalu Muhammad Zohri turut memperkuat tim. Pelari yang menembus limit olimpiade itu tidak diturunkan PB PASI. Zohri diminta untuk fokus pada persiapan menuju Olimpiade Tokyo 2020. ”Saya kira dengan tim yang baru ini paling tidak bisa mencapai 39,5 detik,” ucap Eni.

Saat ini persiapan timnas sudah pada tahap prakompetisi. Setiap atlet harus siap berlomba. SEA Games tinggal sebulan lagi. Tentunya, itu cukup singkat untuk mempertajam waktu. Karena itu, setiap akhir pekan digunakan tes pengambilan waktu untuk melihat progres dari seluruh atlet, bukan hanya tim estafet.

 

Editor : Ainur Rohman

Reporter : feb/c6/tom



Close Ads