RESMI: Pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 Akan Berlangsung 23 Juli 2021

30 Maret 2020, 18:58:28 WIB

JawaPos.com-Jadwal resmi Olimpiade Tokyo 2020 sudah keluar. Opening ceremony akan berlangsung pada 23 Juli 2021.

Walau berlangsung pada 2021, namun nama ajang ini tetap bernama Tokyo 2020. Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan panitia lokal memutuskan hal itu hari ini (30/4). Ajang empat tahunan tersebut akan berakhir pada 8 Agustus.

Untuk kali pertama dalam sejarah, Olimpiade musim panas modern mengalami penundaan. Sebelumnya, tidak pernah ada kejadian yang seperti ini. Mundurnya Olimpiade terjadi karena pandemi Covid-19 yang sudah menyebar ke hampir seluruh dunia.

Di sisi lain, Sekretaris Kementerian Menteri Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot S. Dewa Broto mengatakan bahwa Kemenpora akan mempersiapkan anggaran tambahan bagi Kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020.

“Kalau nanti ada penambahan atlet yang lolos, kami akan perjuangkan anggaran dan diajukan ke presiden,” kata Gatot dalam telekoferensi dengan wartawan Senin (30/3).

Sebelumnya, Kemenpora telah menggelontorkan total dana fasilitas pelatnas Olimpiade Tokyo 2020 sebesar Rp 161,5 miliar. Dengan rincian Rp 86,2 miliar untuk biaya pelatnas 10 cabang olahraga dan Rp 75,3 miliar untuk Komite Paralimpik Indonesia.

Anggaran tersebut tidak hanya dialokasikan untuk pelatnas Olimpiade, tetapi juga untuk biaya pelatnas jangka panjang, termasuk persiapan SEA Games 2021 di Vietnam.

“Terkait penambahan anggaran ini, kami juga akan berkoordinasi dengan induk-induk cabang olahraga, khususnya cabang olahraga yang terimbas penundaan turnamen kualifikasi Olimpiade,” jelasnya.

“Untuk cabor yang telah melakukan revisi anggaran, kami wanti-wanti sekali mereka jangan menggunakan anggaran yang tidak tertera dalam pengajuan, karena tidak ada try out dan kompetisi,” tegas Gatot.

Disinggung pelaksanaan PON Papua, kata Gatot, pihaknya bersama Menpora Zainudin Amali akan segera melakukan pertemuan virtual bersama dengan pimpinan induk cabang olahraga untuk membahas nasib olahraga Indonesia ke depan.

“Kami akan berkomunikasi dengan cabor terkait apakah mereka melaksanakan program pelatnas, kami juga akan duduk bareng secara daring untuk mendapatkan pengarahan dari Menpora,” kata Gatot.

Jika sudah ada hasilnya, Menpora Zainudin Amali akan melaporkan ke presiden mengenai kondisi PON. “Sambil menunggu melaporkan, kami juga akan komunikasi dengan gubernur Papua. Apa tetap onschedule atau tunda. Saat sidang kabinet nanti, Menpora akan meminta skenario plan A dan B jika PON ditunda. Pada 2021 juga Indonesia banyak event,” katanya.

Beberapa event tersebut seperti Piala Dunia U-20, Asian Youth Games, Asia Winter Games, Islamic Solidarity Games, dan SEA Games Vietnam.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : Gugun Gumilar



Close Ads