alexametrics
SEA Games 2019

Berniat Penuhi Permintaan Jokowi, Wushu Bertekad Raih Empat Emas

29 November 2019, 15:43:07 WIB

JawaPos.com – Satu per satu kontingen SEA Games dari berbagai cabang olahraga berangkat ke Filipina. Setelah timnas sepak bola dan polo air menjadi kontingen pertama yang tiba di Manila, bahkan bertanding sebelum pembukaan 30 November nanti, kemarin (28/11) giliran timnas tenis dan sepak takraw menyusul.

Seluruh atlet dan ofisial kompak mengenakan seragam merah putih yang dibagikan oleh pihak NOC (National Olympic Committee) beberapa hari sebelumnya. Selain mempermudah identifikasi ketika mereka sampai di Ninoy Aquino International Airport, seragam itu menunjukkan kekompakan Indonesia menghadapi SEA Games Ke-30 tersebut.

”Kami diuntungkan, bisa berangkat lebih awal walaupun pertandingan baru mulai 1 Desember. Kami bisa menyesuaikan dengan kondisi (cuaca, Red) di sana,” kata Saiful Rijal, atlet sepak takraw, ketika ditemui di bandara.

Jika merunut jadwal lomba, memang mayoritas cabor baru mulai bertanding sehari setelah pembukaan SEA Games. Tetapi, mereka tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan oleh NOC untuk berangkat lebih awal.

”Mungkin (cuacanya, Red) mirip dengan Indonesia. Tapi, kami kan belum tahu juga,” ucap Febi Widhiyanto, pelatih pelatnas tenis putra.

Cuaca di Filipina diprediksi sedang tidak begitu bagus untuk event olahraga outdoor. Kadang berangin, hujan, dan beberapa waktu sangat panas.

Selain itu, cabor wushu malah sudah lebih dahulu menjejakkan kaki di Filipina pada 28 November dini hari. Padahal, skuad wushu baru dua hari lalu sampai di Indonesia setelah tiga bulan menjalani training camp di Tiongkok.

Para atlet itu diberangkatkan lebih awal supaya bisa menjaga kondisi demi tampil maksimal di SEA Games. Apalagi, Edgar Xavier Marvelo dkk berpotensi menyumbangkan emas pertama bagi Indonesia.

”Tadinya Indonesia ditargetkan bisa lebih baik dari (hasil) SEA Games Malaysia 2017. Tetapi, Presiden Jokowi meminta harus berada di peringkat kedua. Makanya, saya berharap wushu bisa melipatgandakan targetnya dari dua menjadi empat emas,” terang Airlangga Hartarto, ketua umum PB Wushu Indonesia.

Sehari sebelumnya, 27 November, timnas ski air juga sudah berangkat. Rombongan langsung menuju Clark, venue pertandingan ski air. Tidak ada rombongan besar untuk keberangkatan ke Manila lantaran jadwal pertandingan tiap-tiap cabor berbeda.

Mungkin balap sepeda nomor BMX menjadi cabor terakhir yang bertolak ke Filipina pada 6 Desember mendatang karena baru bertanding 9 Desember.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : gil/feb/c11/cak


Close Ads