alexametrics

Preview Final Australia Terbuka dan Head To Head: Nadal vs Medvedev

29 Januari 2022, 12:03:12 WIB

JawaPos.com – Saat datang ke Melbourne Park tahun ini, Rafael Nadal bukan nama yang dijagokan meraih gelar grand slam Australia Terbuka. Sebelum Novak Djokovic dideportasi pemerintah Australia, ranking satu dunia dan juara Australia Terbuka sembilan kali itu jelas jadi kandidat terkuat.

Tapi, keadaan berubah. Konsistensi Nadal membalikkan semua prediksi.

Petenis yang menghabiskan 209 pekan di ranking satu dunia sepanjang karier tersebut kemarin memastikan diri menembus final. Kepastian itu didapat setelah pada semifinal Nadal menaklukkan petenis Italia Matteo Berrettini 6-3, 6-2, 3-6, 6-3.

Final besok akan menjadi yang keenam bagi Nadal di Australia Terbuka. Dari rentetan kesempatan tampil di partai puncak, hanya satu yang membuahkan trofi juara bagi petenis kidal tersebut. Itu terjadi pada edisi 2009. Saat itu dia menumbangkan Roger Federer di final.

Karena itu, laga final besok akan menjadi kesempatan Nadal sekali lagi merengkuh tambahan titel dari Australia Terbuka. Jika sanggup melakukannya, dia akan menjadi petenis keempat dalam sejarah yang menjuarai semua ajang grand slam dengan minimal merengkuh dua gelar dari masing-masing ajang mayor.

Selain itu, tambahan gelar dari Melbourne tersebut akan membuatnya merengkuh trofi grand slam ke-21 sepanjang karier.

Jumlah itu bakal membuatnya memecahkan rekor sebagai pengumpul gelar grand slam tunggal putra terbanyak sepanjang masa. Kini Nadal masih sama-sama mengumpulkan 20 gelar bersama Djokovic dan Federer.

Nadal sama sekali tidak mengira punya kesempatan tampil lagi pada final Australia Terbuka tahun ini. Apalagi dia baru pulih dari cedera kaki yang membuatnya mengakhiri musim lalu lebih cepat sejak Agustus.

”Sepanjang karier, aku sedikit tidak beruntung (saat berkompetisi) di sini karena beberapa kali cedera. Kini kesempatan menjadi juara datang lagi. Aku sama sekali tidak mengira bisa tampil lagi di final 2022,’’ ucap Nadal dilansir Associated Press.

Namun, tantangan Nadal pada final besok sama sekali tidak mudah. Lawan yang harus dia hadapi di Rod Laver Arena adalah petenis muda yang sedang sangat panas, yakni ranking kedua dunia Daniil Medvedev.

Daniil Medvedev datang sebagai kuda hitam di final Australia Terbuka besok. (ANTARA/REUTERS/Loren Elliott)

Pada semifinal kedua, petenis Rusia itu kemarin mengirim pulang ranking keempat dunia asal Yunani Stefanos Tsitsipas 7-6(5), 4-6, 6-4, 6-1.

”Aku harap bisa datang ke final dengan kondisi fresh. Melakukan pukulan-pukulan terbaik. Ini melawan Rafa. Bukan main-main,’’ ucap Medvedev dilansir The Guardian.

Dalam empat pertemuan sebelumnya, Nadal menang tiga kali. Tapi, Medvedev memenangi pertemuan terakhir mereka pada partai semifinal ATP Finals 2020.

Laga tersebut digelar di lapangan keras dalam ruangan yang punya karakter sama dengan lapangan di Melbourne Park. Ditambah Medvedev kini tercatat tak terkalahkan di 13 laga grand slam. Itu termasuk saat dia menjadi kampiun AS Terbuka 2021.

Head-to-head

Rafael Nadal 3 vs 1 Daniil Medvedev

1) ATP Finals 2020
Lapangan: Keras indoor
Babak: Semifinal
Hasil: Medvedev menang 3-6, 7-6(4), 6-3

2) ATP Finals 2019
Lapangan: Keras indoor
Babak: Round robin
Hasil: Nadal menang 6-7(3), 6-3, 7-6(4)

3) AS Terbuka 2019
Lapangan: Keras outdoor
Babak: Final
Hasil: Nadal menang 7-5, 6-3, 5-7, 4-6, 6-4

4) ATP Masters Canada 2019
Lapangan: Keras outdoor
Babak: Final
Hasil: Nadal menang 6-3, 6-0

 

Editor : Candra Kurnia

Reporter : irr/c6/cak

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads