alexametrics
Final French Open 2019

Delapan Final, Tujuh Juara di 2019, Marcus: Bulu Tangkis Menyenangkan!

28 Oktober 2019, 18:00:27 WIB

JawaPos.com-Marcus Fernaldi Gideon/ Kevin Sanjaya Sukamuljo kembali mengukir prestasi luar biasa untuk Indonesia.

Minions berhasil merebut gelar juara salah satu turnamen penting tahun ini, French Open 2019. Marcus/Kevin mengalahkan ganda muda India Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dua game langsung 21-18, 21- 16.
Ganda putra nomor satu dunia itu memungkasi laga di turnamen Super 750 itu hanya dalam tempo 35 menit.

Marcus/Kevin punya catatan meyakinkan dari Rankireddy/Shetty. Mereka menyapu bersih kemenangan dalam enam pertemuan. Terakhir, pada babak kedua Indonesia Open 2019, Marcus/ Kevin menang nyaman dengan skor 21-15, 21-14.

”Lawan cukup kuat, tenaganya juga kencang saat menyerang. Jadi kami mencoba terus menekan mereka,” kata Kevin dalam siaran pers PP PBSI yang diterima Jawa Pos.

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di podium juara French Open 2019. (PP PBSI)

Gelar dari French Open 2019 ini merupakan gelar kedua beruntun di Eropa. Pekan lalu, Marcus/ Kevin berhasil menjadi kampiun di turnamen yang juga berkategori Super 750, Denmark Open 2019. Pada final di Denmark, mereka sukses mengalahkan seniornya Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

Sepanjang perjalanannya di 2019, Marcus/Kevin berhasil menembus delapan final. Hanya sekali mereka kalah yakni di Kejuaraan Asia 2019. Sisanya, yakni Malaysia Masters, Indonesia Masters, Indonesia Open, Japan Open, China Open, Denmark Open, dan terakhir di French Open, Marcus/Kevin berhasil menuntaskannya sebagai juara.

’’Tentunya kami sangat senang. Kami selalu melakukan yang terbaik dan berusaha menikmati setiap pertandingan. Bulu tangkis sangat menyenangkan buat kami. Tapi masih ada beberapa turnamen lagi yang harus kami hadapi tahun ini. Semoga hasilnya bisa bagus terus. Yang pasti kami mau usaha terus,” kata Marcus.

Dengan hasil ini, Indonesia meraih dua gelar juara di French Open. Selain Marcus/Kevin, ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti keluar sebagai juara dalam turnamen yang berlangsung di Paris Coubertin Stadium tersebut.

Bersama Korea Selatan, Indonesia menjadi negara tersukses dengan dua gelar. Satu trofi juara didapatkan Tiongkok melalui peraih emas Olimpiade Rio 2016 Chen Long. Pada partai puncak, Chen mengalahkan tunggal terbaik Indonesia Jonatan Christie.

Editor : Ainur Rohman



Close Ads