alexametrics

Jawa Timur Tampil Impresif Pada Hari Pertama Kejurnas Pra-PON 2020

28 September 2019, 21:41:02 WIB

JawaPos.com– Status tuan rumah dimanfaatkan benar oleh kontingen Jawa Timur. Mereka tampil impresif pada hari pertama Kejurnas Pra-PON 2020 zona II.

Nomor pertama adalah lead beregu putra. Jatim diwakili Yohanes Angel Rossy Que, Rindi Sufrianto, dan Akbar Huda Wardana. Mereka mengalahkan kontingen Jawa Barat dan Jawa Tengah di final. Kemenangan itu otomatis mengantar mereka lolos ke PON 2020. ’’Target kami dari awal memang lolos PON,’’ kata Yohanes.

Tapi, kemenangan diraih dengan susah payah. Angin kencang menjadi tantangan besar. Climber harus berhati-hati saat berada di atas wall. Hal itu membuat Yohanes tak bisa menampilkan kemampuan maksimal. ’’Saya juga agak nervous. Sebab, ada beban harus lolos. Apalagi, lawan juga hebat-hebat,’’ tambah climber 23 tahun tersebut.

Jatim juga berjaya di nomor boulder beregu putri. Penampilan Fitria Hartani, Amanda Narda Mutia, Khoirul Umi, dan Kharisma Ragil lebih agresif. Dua dari empat climber mampu mencapai top (puncak). Mereka adalah Fitria dan Ragil.

Ragil bahkan mencapai puncak dalam sekali percobaan tanpa terjatuh.

Soal performa yang oke, Ragil mengaku sudah melakukan persiapan matang. ’’Sudah berlatih selama 2,5 tahun untuk lolos ke PON,’’ ucap climber asal Gresik itu.

Faktor tuan rumah juga membuatnya merasa diuntungkan. Sebab, dia sudah mengenal betul atmosfer venue. ’’Saya kan terbiasa latihan di sini. Jadi, pertandingan tadi saya anggap seperti latihan saja,’’ tambahnya.

Total, Jatim sudah meloloskan tujuh climber ke PON. Ragil bahagia. Tapi, dia menganggap masih banyak yang harus dibenahi agar bisa tampil maksimal di pesta olahraga empat tahunan tersebut. ’’Musuh paling berat ya diri sendiri. Nggak boleh mikirin musuh, pikirin diri sendiri saja,’’ kata Ragil.

Hasil tersebut jelas membuat Pengprov FPTI Jatim semringah. Ketua Umum FPTI Jatim Danu Iswara menyatakan, sebagai tuan rumah, FPTI Jatim tidak berambisi membidik emas.

Pihaknya hanya ingin meloloskan atlet sebanyak-banyaknya. ’’Soal medali, nanti setelah kuota terpenuhi,’’ ujarnya. Kemarin Jatim leading dengan dua emas. Di bawah mereka, ada Jawa Barat yang mendulang dua perak. Sedangkan Jawa Tengah meraih dua perunggu.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : gus/c17/na


Close Ads