JawaPos Radar | Iklan Jitu

Tuban Jadi Tuan Rumah Kejurda Paralayang Jatim

28 Juli 2018, 21:10:39 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Kejurda Paralayang Jatim
Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein saat membuka Kejurda Jatim dan Open Paralayang Tuban 2018, Sabtu (28/7) di Bukit Glodagan, Desa Trantang, Kecamatan Kerek, Tuban bersama jajarannya. (Yudi Handoyo/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein secara resmi membuka Kejurda Jatim dan Open Paralayang Tuban 2018, Sabtu (28/7). Pembukaan dilakukan di Bukit Glodagan, Desa Trantang, Kecamatan Kerek, Tuban. 

Nahar menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak atas terselenggaranya kejuaraan paralayang kali kedua di Kabupaten Tuban, Jawa Timur (Jatim). "Saya juga berterima kasih dan merasa bangga karena peserta kejuaraan kali ini bertambah dibandingkan tahun lalu. Ada yang dari Jatim, Bogor, Majalengka, dan Papua," kata Nahar, saat sambutan, Sabtu (28/7).

Lebih lanjut, pihaknya menyatakan bahwa Pemkab Tuban berkomitmen untuk mengembangkan Bukit Glodagan menjadi salah satu objek wisata, khususnya wisata olahraga. Diharapkan, dengan adanya pengembangan dapat memunculkan lapangan pekerjaan baru.

"Kami juga akan bekerja sama dengan semua pihak, baik OPD, KONI, dan stakeholder lain untuk mengembangkan potensi bukit Glodagan ini," seru Nahar dengan disambut riuh tepuk tangan.

Pihaknya meminta kepada Camat, Kades, dan jajarannya mendorong masyarakat untuk setiap hari ada warga sekitar yang terbang dari bukit Trantang. "Kejuaran ini menjadi momentum untuk menggelorakan paralayang kepada masyarakat Tuban," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Paralayang Jatim, Arif Eko Wahyudi menerangkan, Kabupaten Tuban dapat menyelenggarakan kejuaraan paralayang tingkat nasional bahkan internasional. "Tujuan ini dapat tercapai bila semua pihak bekerja sama, mulai dari tingkat Kabupaten, Provinsi, dan Pusat," jelas Arif Eko. 

Ditargetkan tahun 2019, Jatim memiliki 100 pilot junior usia di bawah 20 tahun. Di tahun 2020, direncanakan terdapat 12 spot take off paralayang berstandar nasional, termasuk di Bukit Glodagan, Desa Trantang. Setiap spot memiliki keunikannya tersendiri dan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Jatim. 

Selain itu, ditargetkan setiap lokasi terbang memiliki 10 penerbang lokal yaitu warga sekitar tempat terbang pada tahun 2020. "Kami berharap 10 tahun ke depan, juara dunia bisa lahir dari paralayang Tuban," harapnya.

Ketua KONI Tuban, M. Mirza Ali Manshur menungkapkan bahwa Tuban mengirimkan 6 atlit paralayang terbaiknya pada Kejurda kali ini. "Kita terjunkan semuanya sebagai bekal sekaligus latihan guna mengikuti Porprov Jatim yang akan datang," ungkapnya. 

Mirza Ali menambahkan kegiatan ini diselenggarakan untuk menyambut sekaligus test event menuju Porprov Jatim 2019 yang akan diselenggarakan di Tuban. 

Untuk diketahui, kejuaran yang diadakan pada 27-29 Juli 2018 ini diikuti penerbang dari 10 kabupaten di Jatim dan luar Jatim. Sedangkan jumlah total peserta mencapai 69 penerbang, baik siswa maupun pilot lanjutan.

(yud/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up