alexametrics

Mantan Wali Kota Banda Aceh Terpilih Sebagai Ketum Panahan Indonesia

28 Februari 2020, 14:04:22 WIB

JawaPos.com-Anggota Komisi X DPR RI Illiza Sa’aduddin Djamal resmi menjadi Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Panahan Indonesia (PP Perpani) periode 2020-2022.

Mantan Wali Kota Banda Aceh itu terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Nasional Luar Biasa PP Perpani di Jakarta, Kamis (27/2) malam.

Illiza menggantikan Kelik Wirawan itu pun mengaku siap berkorban memajukan olahraga panahan Indonesia.

“Tentu dari konsekuensi anggaran, perjuangan kebijakan dan sebagainya tentu menjadi perhatian saya. Keberadaan saya di Komisi X (bidang pendidikan dan olahraga, Red) mungkin tepat. Memang itu menjadi tempat saya, dan ketika saya mengambil ini akan ada dampak lebih bagi saya dan teman-teman Perpani,” kata Illiza seperti dikutip dari Antara.

Illiza mengaku bahwa sebelum maju mencalonkan diri sebagai ketua umum, dia telah mendapatkan dukungan dari pimpinan dan anggota Komisi X DPR RI.

“Untuk mengolah organisasi butuh dukungan politik, baik dari pimpinan tertinggi presiden hingga menteri. Saya sudah direstui. Beliau mempersilakan, saya bismillah dan istiqomah. Kemudian, saya sudah sampaikan pimpinan Komisi X untuk mendukung,” katanya.

Illiza menjadi satu-satunya calon yang diusung untuk menggantikan Kelik yang memutuskan mundur akibat masalah internal keluarganya. Kelik mundur dari jabatan Ketua Umum PP Perpani sejak Desember 2019. Padahal jabatannya masih akan berlangsung sampai 2022.

Illiza yang merupakan Politikus Partai Partai Persatuan (PPP) itu terpilih sebagai ketua umum setelah mendapatkan dukungan dari 24 pengurus provinsi.

Tim nasional panahan sudah memastikan mengirim dua wakilnya yakni nomor individual putra dan putri ke Olimpiade 2020 Tokyo.

Namun hingga kini, atlet panahan Indonesia belum memulai pelatnas untuk persiapan Olimpiade 2020. Sebab, mereka belum mendapatkan anggaran dari Kemenpora.

PP Perpani mengusulkan dana sekitar Rp 13 miliar. Namun, induk olahraga ini harus terlebih dulu lolos review Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dan proposalnya. Baru setelah itu, bisa melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pelatnas Olimpiade bersama Kemenpora demi pencairan anggaran Olimpiade.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : ANTARA



Close Ads