alexametrics

Ketua PB Djarum: Tujuan Utama Praveen/Melati Lolos ke Olimpiade Paris

28 Januari 2022, 22:17:39 WIB

JawaPos.com-PB Djarum langsung menyiapkan program khusus untuk ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. Pasangan nomor satu Indonesia itu dipastikan terdepak dari pemusatan latihan nasional (pelatnas) PBSI Cipayung untuk periode 2022.

Ketua PB Djarum Yoppy Rosimin mengatakan bahwa Praveen/Melati akan tetap berpasangan dan mengikuti berbagai ajang internasional. Tujuan utamanya adalah lolos kualifikasi Olimpiade Paris 2024.

“Mereka akan bertanding seperti biasa. Kami dari tim dan pelatih akan memilih dan mempertimbangkan turnamen mana saja yang akan mereka ikuti. Harapannya mereka bisa lolos kualifikasi Olimpiade di Paris nanti,” ujar Yoppy dikutip dari situs resmi PB Djarum.

PB Djarum bakal membebani pasangan nomor lima dunia itu dengan berbagai target sepanjang musim 2022.

“Tapi tentu ada konsekuensi dan tanggung jawab yang harus mereka pikul. Mereka harus bisa memenuhi target-target tertentu yang diberikan,” tambah Yoppy.

“Jika mereka gagal memenuhi target, tentu akan ada punishment-nya. Kesepakatan tersebut akan dituangkan dalam perjanjian tertulis,” tandas Yoppy.

Selain Praveen/Melati, PB Djarum juga akan mempersiapkan program untuk Gloria Emanuelle Widjaja yang juga terdepak dari pelatnas. Dia bakal dipasangkan dengan pemain muda PB Djarum, Dejan Ferdinansyah.

Saat ini, Praveen/Melati dan kawan-kawan tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi turnamen terdekat seperti German Open, All England Open, dan Swiss Open. Latihan digelar secara intensif di GOR Djarum Jakarta setiap Senin hingga Jumat.

Sebelumnya, pelatih ganda campuran nasional, Nova Widianto mengonfirmasi bahwa Praveen/Melati dan Hafiz Faizal/Gloria terdegradasi dari jajaran penghuni pelatnas PBSI Cipayung.

Menurut Nova, paling tidak ada empat alasan terdepaknya ganda nomor satu dan dua Indonesia itu. “Ada beberapa parameter, yang pasti dari prestasi satu dua tahun belakangan. Lalu faktor usia, berapa lama di pelatnas, dan terakhir soal karakter,” ujar Nova dalam konferensi pers virtual hari ini (28/1).

Editor : Ainur Rohman

Reporter : Antara

Saksikan video menarik berikut ini: