alexametrics

Sinyal Kebangkitan Tinju Ukraina Setelah Era Klitschko Bersaudara

27 September 2021, 09:49:09 WIB

JawaPos.com – Kejayaan Anthony Joshua sebagai penguasa tiga sabuk juara dunia mayor kelas berat berakhir.

Kemarin (26/9), di hadapan 66 ribu penonton yang mendukungnya di Tottenham Hotspur Stadium, petinju Inggris itu kalah angka mutlak dari Oleksandr Usyk.

Kemenangan itu sekaligus membuat Usyk sukses membangkitkan kejayaan petinju Ukraina di kelas berat.

Kali terakhir petinju Ukraina menguasai sabuk juara kelas berat adalah pada era dua bersaudara Vitali dan Wladimir Klitschko.

Keduanya menguasai kelas tersebut pada medio 2004 hingga 2015.

”London menjadi kota keberuntunganku,” kata Usyk dilansir AFP.

”Ini jelas pertandingan terbesar yang pernah aku jalani, tapi bukan yang terberat,” tambah petinju 34 tahun yang baru menjalani laga ketiga di kelas berat tersebut.

Usyk kini menjadi petinju ketiga yang pernah menjadi juara dunia kelas penjelajah, kemudian sukses meraih juara dunia kelas berat.

Dua petinju sebelumnya yang sanggup melakukan itu adalah Evander Holyfield dan David Haye.

Tiga juri yang bertugas menilai pertarungan tersebut kompak memberikan kemenangan untuk Usyk dengan skor masing-masing 117-112, 116-112, dan 115-113.

Hasil tersebut membuat petinju kidal itu berhak mengambil alih gelar juara dunia kelas berat versi WBA, WBO, IBF, dan IBO yang sebelumnya dikuasai Joshua.

”Ada ungkapan lama yang berkata, ’Jika kamu ingin diingat sebagai petinju terbaik, jangan bertarung dengan lawan kidal.’ Terutama yang berkualitas. Dia adalah salah satu yang berkualitas itu,” puji Joshua.

Joshua memang kewalahan dengan pukulan kidal Usyk.

Berkali-kali straight kiri Usyk menghunjam mata kanan Joshua. Di akhir laga, mata kanan petinju 31 tahun itu tampak memar cukup parah.

Setelah wasit mengumumkan Usyk menang angka mutlak, Joshua langsung berjalan menuju ruang ganti.

Joshua menyatakan, dirinya tidak sabar kembali berlatih demi merebut lagi sabuk juara dunianya dari Usyk dalam pertarungan revans.

Itulah kekalahan kedua Joshua sepanjang karier dari 26 laga. Sementara, Usyk memperpanjang rekor tak terkalahkannya menjadi 19 kali.

”Anda belum menyaksikan pertarungan terbaikku. Aku masih bisa jauh lebih baik dari ini,” ujar Usyk.

Editor : Candra Kurnia

Reporter : irr/c14/bas




Close Ads