alexametrics

Singkirkan Juara Bertahan, Rinov/Pitha Catat Sejarah di Korea Open

27 September 2019, 21:11:43 WIB

JawaPos.com-Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari menjadi satu-satunya ganda campuran Indonesia yang melaju ke semifinal Korea Open 2019.

Pada pertandingan yang berlangsung di Incheon Airport Skydome, Korea, hari ini (27/9), Rinov/Pitha berhasil mengalahkan juara bertahan He Jiting/Du Yue (Tiongkok).

Dibutuhkan waktu selama 74 menit bagi Rinov/Mentari untuk menang dengan skor sangat dramatis 26-24, 22-24, 22-20.

Bgai Rinov/Mentari, catatan ini sangat luar biasa. Inilah semifinal pertama di turnamen dengan kategori minimal Super 500 dalam karir mereka.

Laga di perempat final ini terjadi sangat ketat sejak awal. Di game pertama, Rinov/Mentari berhasil mengimbangi permainan lawan dan kerap memimpin poin. Pasangan Indonesia merebut game point lebih dulu dengan 20-19. Namun He/Du sempat berusaha menahan dan menciptakan lima kali setting point! 

Beruntung pada, akhirnya Rinov/Mentari menang dengan skor 26-24.

Pada awal game dua, Rinov/Mentari tertinggal 1-6. Mereka terus tertinggal jauh hingga 12-18. Rinov/Mentari sempat membuka peluang dengan menyamakan kedudukan 20-20. Sayang akhirnya mereka harus kalah 22-24 dan membawa pertarungan pada game ketiga.

“Di game kedua kami ketinggalan jauh dan akhirnya mencoba main nothing to lose. Tapi setelah bisa mengejar, malah kami terlalu nafsu untuk menang. Beruntung pas game ketiga kami bisa comeback, tampil lebih baik lagi,” kata Mentari.

Rinov/Mentari langsung tancap gas dari awal game ketiga. Sebisa mungkin mereka menjauhkan poin dari lawan. Meski sempat tersusul, Rinov/Mentari akhirnya berhasil menang 22-20 dan memastikan lolos ke semifinal BWF World Tour Super 500 untuk yang kali pertama dalam karir mereka.

Pada tahun ini, dua kali Rinov/Melati menembus empat besar. Pada Swiss Open mereka bisa menembus final. Namu, pada turnamen Super 300 tersebut, Rinov/Melati kalah dari pemain Denmark Mathias Bay-Smidt/Rikke Soby.

“Pada game ketiga kami sempat leading jauh 14-8 tapi bisa kekejar jadi 15-15. Dari situ kami mencoba untuk tenang dan inget lagi apa yang kami lakukan kemarin. Hari ini kami bisa keluar dari tekanan,” sambung Mentari.

“Alhamdulillah rasanya senang banget bisa ke semifinal super 500 pertama kali selama berpasangan dengan Rinov. Untuk prestasi, kami memang punya target tersendiri. Capaian ini juga untuk membuktikan kalau kami bisa,” kata Mentari.

Selanjutnya di semifinal, Rinov/Mentari akan berhadapan dengan Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai (Thailand). Rinov/Mentari bertekad untuk tampil maksimal dan membalas kekalahan sebelumnya di German Open 2019.

“Besok pastinya nggak mudah. Hari ini saja kami bisa menang setelah 70 menit lebih main. Besok berusaha buat konsisten dan jangan sampai hilang fokus. Pertemuan terakhir kami kalah, tapi besok kami ingin memberikan yang terbaik. Karena semua pemain kan sebenarnya nggak ada yang mau kalah,” ujar Mentari lagi.

Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti kandas di perempat final Korea Open 2019. (PP PBSI).

Sayang, keberhasilan Rinov/Mentari tidak diikuti Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti.

Mereka gagal memberikan kejutan, dikalahkan ganda campuran nomor satu dunia asal Tiongkok Zheng Siwei/Huang Yaqiong dengan skor telak 10-21, 18-21.

“Tadi game pertama kami kalah start, udah nggak bisa dikejar. Game kedua sudah mulai dapet permainan, tapi masih banyak mati sendirinya. Pas pertengahan game kedua sudah enak, tapi ternyata masih belum dapet,” kata Melati.

“Benar kata Meli (Melati), game pertama kami telat banget startnya. Harusnya hal ini nggak boleh terjadi, karena start awal itu penting,” sambung Praveen.

Kekalahan ini merupakan yang keenam bagi Praveen/Melati atas Zheng/Huang dalam enam pertandingan.

Editor : Ainur Rohman


Close Ads