alexametrics

Wawancara dengan Partner Baru Apriyani Rahayu, Siti Fadia

27 Mei 2022, 19:45:50 WIB

JawaPos.com-Siti Fadia Silva Ramadhanti tak menyangka bisa meraih emas SEA Games 2021 pada laga debutnya bersama Apriyani Rahayu. Kini muncul harapan agar Fadia bisa meneruskan estafet di ganda putri dengan meraih prestasi tertinggi.

Bagaimana perasaannya saat diplot sebagai pasangan Apriyani? Berikut wawancara Fadia dengan Jawa Pos.

Baru dipasangkan dapat medali, bagaimana perasaannya?

Perasaan pastinya senang. Pertama, debut main bareng Kak Apri sudah bisa kasih medali. Semoga ke depan bisa terus kasih medali buat Indonesia.

Apriyani sebelumnya dengan Greysia Polii yang lebih senior. Apakah ada beban gantikan Greysia?

Nggak beban sih. Cuma memotivasi. Pastinya mau menunjukkan yang terbaik dan tanggung jawab dari orang-orang yang percaya (yang sudah memasangkannya dengan Apriyani).

Bagaimana sih akhirnya bisa dipasangkan?

Nggak tahu sih. Pelatih yang lebih tahu. Tapi, rasanya campur aduk juga. Ya, kembali tak mau sia-siakan tanggung jawab ini.

Apriyani bersama Greysia Polii sudah sukses raih SEA Games hingga Olimpiade. Kamu juga termotivasi mengulang kesuksesan ini?

Ya, pasti kasih terbaik untuk juara. Pokoknya kasih yang terbaik. Hehehe.

Sebelumnya kamu bermain dengan Ribka Sugiarto yang sepantaran. Sekarang dengan Apriyani. Bagaimana perbedaan situasinya di lapangan?

Kalau tegang, pasti ada. Tapi, Kak Apri selalu meyakinkan aku. Kami banyak komunikasi. Cari solusi agar tidak grogi. Akhirnya kemarin dapat. Bisa menghilangkan rasa itu.

Apa saja sih yang dilakukan untuk bangun chemistry dengan partner?

Ngobrol-ngobrol saja seperti biasanya kayak teman.

Bagaimana pola komunikasi di lapangan untuk bisa bermain baik?

Kak Apri nggak banyak nuntut juga. Malah disuruh main lebih enjoy saja. Seperti yang biasa kamu (Fadia) main. Kak Apri kayak ngemong.

Fadia memang lebih diplot untuk main di depan dan Apriyani di belakang?

Sebenarnya kalau main ganda sih harus bisa dua-duanya ya. Tidak bisa depan terus atau belakang terus. Jadi, saling melengkapi saja. Balik lagi ke komunikasi juga. Aku lebih nyaman main di mana. Kan kadang dalam permainan ada enak atau nggak-nya (saat main di depan atau belakang). Nah, itu harus lebih banyak komunikasi.

Dari SEA Games kemarin, apa saja evaluasinya?

Sudah lumayan kompak. Tapi, PR-nya banyak yang harus diperbaiki lagi.

Dengan juara SEA Games, muncul ekspektasi dari badminton lovers Indonesia. Bahkan, kalian dapat julukan Siap (Siti/Apriyani). Tanggapannya?

Ya, senang pastinya karena banyak yang dukung. Semoga ke depan di saat aku menang ataupun nanti kalah tetap didukung.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : raf/c19/bas

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads