alexametrics

Berulah, Juara Dunia Kelas Berat Ringan UFC Dijebloskan ke Penjara

27 Maret 2020, 07:09:06 WIB

JawaPos.com-Bintang UFC Jon Jones ditangkap polisi Amerika atas tuduhan mengemudikan mobil sambil mabuk. Jones ditangkap sekitar pukul 01.00 malam Kamis (26/3) waktu setempat. Dia lalu dibawa dan dijebloskan ke penjara Albuquerque, New Mexico.

Menurut laporan TMZ Sports, polisi sempat mendengar ada suara tembakan. Lalu, mereka menghampiri sebuah mobil Jeep berwarna hitam keluaran 2019 dengan mesin menyala di sekitar taman.

Rupanya sang pengemudi itu adalah juara kelas berat ringan UFC. “Di mobil Jones ditemukan setengah botol tequila. Botol itu juga ditemukan di kursi belakang,” kata polisi setempat.

Pada kejadian tersebut, Jones didakwa beberapa pasal. Di antaranya, mengemudi sambil mabuk. Lalu lalai dalam menggunakan senjata api dan tidak membawa kelengkapan surat kendaraan.

Pada 9 April 2020, bintang MMA berusia 32 tahun itu diminta untuk hadir di pengadilan.

Sebelumnya pada 2012, Jones ditangkap karena dia menabrak sebuah mobil Bentley. Waktu itu dia juga menembakkan senjata api ke udara. Dampaknya, Jones juga sempat absen bertarung di UFC. Pada 2015, dia dilarang berlaga di Octagon karena insiden tabrak lari. Alhasil, Jones mendekam di penjara selama enam bulan.

Pada 2016, Jones kembali diskorsing. Badan Antidoping Amerika Serikat (USADA) melarangnya tampil selama lebih dari setahun karena kasus doping. Setelah Jones bebas, dia tetap berulah dengan doping. Akhirnya, dia dipenjara hingga 15 bulan pada 2017.

Penampilan terakhir Jones di UFC terjadi pada 8 Februari lalu. Dia mengalahkan Dominick Reyes untuk mempertahankan sabuk juaranya.

Namun, kemenangannya, itu diwarnai kontroversi. Dia menang angka dengan skor 48-47, 48-47 dan 49-46. Namun, Jones mendapatkan ejekan dari penonton yang hadir.

Jones merebut sabuk juara kelas berat ringan UFC pada 29 Desember 2018. Ketika itu, Jones mengalahkan Alexander Gustafsson lewat TKO pada ronde ketiga.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : Gugun Gumilar



Close Ads