Bintang Atletik Argentina Tewas Tragis pada Usia 26 Tahun

27 Februari 2020, 20:31:32 WIB

JawaPos.com-Kabar duka menyelimuti dunia olahraga Argentina. Bintang atletik mereka Braian Toledo meninggal secara tragis dalam kecelakaan sepeda hari ini (27/2) di dekat wilayah Marcos Paz, Argentina.

Padahal, Toledo menjadi salah satu tulang punggung tim atletik Argentina pada Olimpiade Tokyo 2020. Atlet lempar lembing tersebut meninggal pada usia 26 tahun.

Ini tentu saja adalah pukulan sangat berat bagi Negeri Tango. Sebab, Toledo sangat diharapkan untuk membawa pulang emas dari Tokyo.

Toledo melakukan debut pada Olimpiade London 2012 ketika baru berusia 18 tahun. Sang calon bintang hanya finis di peringkat ke-30.

Empat tahun kemudian, pada Olimpiade Rio 2016, Toledo mengalami peningkatan prestasi dengan menempati posisi ke-10. Dan dia diharapkan melesat tahun ini.

Catatan terbaik Toledo terjadi pada 2015. Saat itu dalam kejuaraan di Beijing, Tiongkok, dia melempar sejauh 83,32 meter.

Karir Toledo sangat cemerlang terutama saat berlaga di kelas junior. Dalam kejuaraan dunia junior di Barcelona 2012, Toledo meraih perak. Sedangkan pada Olimpiade Remaja 2010 di Singapura, dia sukses besar dengan mendulang emas.

Presiden Komite Olimpaide Argentina Gerardo Werthein mewakili komunitas olahraga negeri itu mengungkapkan rasa duka cita yang begitu mendalam.

“Kita semua kehilangan seorang manusia yang luar biasa. Atlet yang hebat, rendah hari, murah hati, dan selalu memberikan dukungan kepada yang lain,” kata Werthein seperti dilansir Surat Kabar Inggris Daily Star.

“Kami akan sangat merindukanmu. Kami akan berdoa untukmu. Saya ikut bersedih dan mengucapkan duka cita yang mendalam kepada keluarga besar Braian dalam situasi yang muram dan sangat menyedihkan ini,” tambahnya.

Editor : Ainur Rohman



Close Ads