alexametrics

Mata Joshua Dihajar Nyaris Tertutup, Usyk Rebut 4 Sabuk Juara Dunia

26 September 2021, 08:02:58 WIB

JawaPos.com-Oleksandr Usyk mencatat kejutan sangat besar dalam kancah tinju dunia. Petinju asal Ukraina tersebut tampil solid dan dominan untuk mengalahkan juara dunia dan pahlawan tuan rumah Anthony Joshua di Tottenham Stadium, London, dini hari tadi (26/9) WIB.

Usyk mengalahkan Joshua lewat keputusan mutlak juri setelah bertarung sepanjang 12 ronde. Pertarungan yang disaksikan lebih kurang 70.000 orang ini memperlihatkan kualitas Usyk yang lebih taktis, lincah, dan punya determinasi lebih baik ketimbang Joshua.

Tiga juri memberikan nilai mutlak kepada Usyk yakni 117-112, 116-112, 115-113. Para pakar di Boxing Junkie juga memenangkan Usyk dengan skor 116-112. Menurut USA Today, Usyk menang delapan ronde dibandingkan empat ronde milik Joshua. “Tidak ada komplain soal skor-skor ini,” tulis USA Today.

Dengan kemenangan ini, Usyk berhasil merebut sabuk juara dunia kelas berat WBA (Super), IBF, WBO, dan IBO dari tangan Joshua. Usyk adalah petinju kelas penjelajah ketiga dalam sejarah yang berhasil menjadi juara dunia di kelas berat. Dua juara sebelum Usyk adalah Evander Holyfield dan David Haye.

Joshua masih memiliki kesempatan untuk merebut empat sabuk juara dunia itu. Sebab, dalam kontrak yang ditandatangani sebelum pertarungan, Joshua diberikan kesempatan untuk kembali berduel melawan Usyk andaikata dia kalah dalam pertarungan ini.

“Saya punya kesempatan untuk menjatuhkan dia,” kata Usyk dikutip dari USA Today. “Tapi tim saya memaksa saya untuk tidak melakukan itu. Pada awalnya, saya menghajar dia dengan keras dan berusaha meng-KO dia. Namun otak saya berkata, ‘Hentikan dan lakukan saja tugasmu,” imbuh Usyk.

Usyk bertarung dengan sangat baik hari ini. Dia terus bergerak dan menjadikan kepala Joshua sebagai target pukulan. Pada saat yang sama, dia menempatkan kakinya dengan mantap untuk mendaratkan pukulan tangan kiri lurus sangat keras.

Pada beberapa ronde awal, Usyk memang terlihat berusaha untuk menjatukan Joshua. Namun, dia kemudian sadar bahwa usaha tersebut bakal sia-sia belaka. Peraih emas kelas berat Olimpiade London 2012 itu memang harus berlaga dengan sangat sabar.

Editor : Ainur Rohman

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads