alexametrics

Ketua MPR Dorong E-Sports Topang Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

26 September 2021, 22:38:28 WIB

JawaPos.com – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menuturkan bahwa perkembangan e-sports sebagai cabang olahraga prestasi di Indonesia sangatlah pesat. Data Indonesia E-sports Premier League (IESPL) menunjukan, saat ini Indonesia menempati peringkat ke-12 sebagai pasar gaming dunia dengan total pemain game aktif mencapai 62,1 juta orang.

“Kita patut mensyukuri bahwa sejak Agustus 2020, e-sports telah diakui secara resmi oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sebagai cabang olahraga prestasi di Indonesia. Kita juga patut menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Pengurus Besar E-Sports Indonesia (PBESI) menghadirkan cabang olahraga e-sports sebagai pertandingan ekshibisi dalam penyelenggaraan PON XX di Papua,” ujar Bamsoet saat menutup pertandingan ekshibisi e-sports PON XX Papua, di Jayapura, Papua, Minggu (26/9) malam.

Ia optimistis PBESI mampu mewujudkan visi dalam mengembangkan dan mempromosikan ekosistem e-sports yang stabil. Tentunya, juga membawa Indonesia menjadi pemimpin e-sports di kawasan Asia.

“Memperhatikan perkembangan olahraga e-sports di Tanah Air, harapan akan hadirnya atlet profesional berprestasi bukanlah target yang sulit diwujudkan. Saat ini kita banyak memiliki tim e-sports yang membanggakan. Pada tahun ini EVOS Sports berhasil menjadi juara Mobile Legends Professional League Indonesia (MPL ID) season 7. Kita juga punya ONIC Esport yang pernah menjuarai Mobile Legends Mytel International Championship pada tahun 2020,” kata Bamsoet.

Ia memaparkan, kehadiran e-sports di Tanah Air telah menjadi bagian penting dari geliat pertumbuhan ekonomi kreatif. Sebagai sebuah industri olahraga, e-sports mempunyai potensi besar dalam menggerakkan roda perekonomian nasional.

“Secara keseluruhan, tercatat pertumbuhan industri e-sports di Indonesia pada tahun 2019 telah menghasilkan pendapatan sebesar 1,3 miliar dolar AS. Hanya dalam jangka waktu satu tahun saja, Indonesia telah mencatatkan pertumbuhan yang sangat pesat menjadi USD 1,8 miliar, atau mencatatkan pertumbuhan sebesar 33 pesen,” urainya.

Bamsoet menambahkan, pencapaian tim-tim e-sports profesional di Indonesia telah membuka lapangan pekerjaan dengan total lebih dari Rp 15 triliun dalam perputaran ekonomi. Sebagai data pembanding, merujuk pada data Newzoo tahun 2020, potensi pasar game Indonesia telah menyumbang pendapatan negara sebesar 1,74 miliar dolar AS atau sekitar Rp. 25,1 triliun, dengan kenaikan sebesar 32,7 persen setiap tahunnya.

“Berbagai rujukan tersebut menunjukan besarnya potensi perekonomian yang dapat kita gali dan kembangkan dari olahraga E-Sports, untuk menopang pertumbuhan ekonomi digital nasional. Perkembangan e-sports di Tanah Air, baik sebagai olahraga prestasi maupun sebagai industri olahraga, tentunya akan memberikan nilai ekonomi dan kemanfaatan lainnya dalam berbagai aspek,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PBESI Budi Gunawan ikut menyampaikan apresiasinya kepada para atlet yang berkecimpung di PON XX Papua 2021. “Kalian adalah tunas-tunas bangsa yang akan membawa nama besar Indonesia dan memberikan berkontribusi pada Indonesia dimasa yang akan datang,” katanya.

PBESI sendiri, kata Budi, memiliki visi dan misi untuk mengembangkan dan mempromosikan ekosistem e-sports yang stabil. Ia juga mengapresiasi kerja keras para pengurus e-sports Indonesia yang berhasil meloloskan e-sports masuk dalam Ekshibisi PON XX.

Editor : Banu Adikara

Reporter : ARM

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads