alexametrics

Sudah Loloskan Satu Atlet, Fokus Raih Tiket Satu Lagi ke Olimpiade

26 Maret 2020, 20:05:19 WIB

JawaPos.com-PB Perbakin terpaksa mengusulkan perubahan peruntukan anggaran pelatnas Olimpiade sebesar Rp 7,9 miliar dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terkait penundaan jadwal pelaksanaan Olimpiade Tokyo 2020.

Penundaan pesta akbar olahraga empat tahunan dunia itu juga diikuti dengan penundaan even-event menembak internasional yang juga babak kualifikasi Olimpiade.

“Setelah pengumuman penundaan Olimpiade, PB Perbakin langsung berkoordinasi dengan pelatih dan tim Pelatnas Menembak serta konsultasi dengan pihak Kemenpora untuk merancang perubahan anggaran,” kata Sekjen PB Perbakin Firtian Yudiswandarta ketika dihubungi Kamis (26/3).

Awalnya, PB Perbakin menerima anggaran Pelatnas Menembak Olimpiade dari Kemenpora sebesar Rp 7,9 miliar. Anggaran itu dialokasikan untuk dana try out, trainning camp (TC), dan keikutsertaan di berbagai event internasional.

Namun, rencana itu tidak bisa direaliasasikan sehubungan dengan penyebaran virus. Oleh karena itu, pihaknya akan memformulasikan ulang penggunaan anggaran tersebut.

Rencananya, lanjut Yudi, anggaran tersebut bukan hanya untuk Pelatnas Olimpiade saja. Tetapi juga biaya Pelatnas Sea Games Vietnam 2021, dan Olympic Youth Games di Senegal 2022.

Menurut Yudi, persaingan di dua event itu cukup ketat dan persiapan harus dilakukan sedini mungkin. Dan, PB Perbakin akan menjaring petembak dari hasil PON Papua 2020 yang akan bergabung dengan petembak pelatnas Olimpiade Tokyo 2020.

Yudi menambahkan, mundurnya pelaksanaan Olimpiade Tokyo akan membuat persiapan 10 petembak pelatnas Olimpiade lebih panjang. Khususnya Vidya Rafika yang sudah lolos kualifikasi.

Sementara itu, Fathur Gustafian yang diupayakan mendapat wild card. PB Perbakin punya banyak waktu mempersiapkan Vika dan Fathur untuk bisa bersaing pada nomor 50m small-bore 3 position di Olimpiade Tokyo. “Sebab, mereka memiliki kemampuan dan peluang yang sama dengan petembak negara lain,” ujarnya.

Untuk mengatasi kejenuhan petembak pelatnas Olimpiade, rencananya Vika dan kawan-kawan akan melakukan latih tanding dengan Puslatda Jawa Barat dan Jawa Timur.

“Kemampuan kan harus terus diasah, supaya performanya tidak menurun. Mudah-mudahan virus korona ini cepat berlalu agar atlet kami bisa latih tanding,” ucapnya.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : Gugun Gumilar



Close Ads