alexametrics

Untuk Biaya Kontingen di Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Butuh Rp 40 M

26 Februari 2020, 21:30:50 WIB

JawaPos.com-Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari mengatakan bahwa perkiraan anggaran untuk kontingen Merah Putih yang berlaga di Olimpiade 2020 Tokyo mencapai lebih dari Rp 40 miliar.

Kendati begitu, angka yang diajukan tersebut masih akan dikaji bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga. Hal itu dilakukan demi mencegah kekeliruan serta temuan-temuan yang berpotensi menjadi masalah di masa mendatang.

“Kami pastikan semua dalam koridor yang benar. Ini yang repot bagaimana menyesuaikan antara perencanaan, penggunaan, dan administrasi bisa berjalan dan klop. Dalam arti supaya tidak terpeleset lah (jadi masalah),” kata Okto sebagaimana dikutip dari Antara.

Anggaran itu nantinya akan dipakai untuk kebutuhan Kontingen Indonesia yang berlaga di Olimpiade 2020 Tokyo. Kebutuhan itu meliputi antara lain tiket pesawat, kamar hotel, sampai uang saku atlet.

Selain anggaran kontingen, KOI juga membutuhkan dana lain untuk pembangunan infrastruktur Rumah Indonesia di Tokyo yang jumlahnya diperkirakan mencapai Rp 200 miliar.

Rumah Indonesia tersebut merupakan bentuk promosi dan kesiapan Indonesia menjadi calon tuan rumah Olimpiade 2032.

Sebelumnya, Kemenpora telah menargetkan sebanyak 46 atlet bisa lolos Olimpiade 2020 Tokyo.

Beberapa cabang olahraga yang potensial adalah bulu tangkis (12 atlet), bola voli (2 atlet pantai), balap sepeda (1 atlet), tenis (2 atlet), dayung (8 atlet), tinju (1 atlet), taekwondo (2 atlet), dan renang (2 atlet).

“Totalnya ada 46 atlet dari 13 cabor yang diprediksi bisa lolos,” kata Deputi IV Kemenpora, Chandra Bakti.

Hingga saat ini, baru ada delapan wakil Indonesia yang lolos ke Olimpiade 2020 Tokyo.

Mereka adalah Lalu Muhammad Zohri dari cabang atletik, Eko Yuli Irawan dan Windy Cantika Aisah dari cabang angkat besi. Lalu ada Vidia Rafika (menembak), Riau Ega Agatha dan Diananda Choirunisa dari cabang panahan.

Itu ditambah dua ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : ANTARA



Close Ads