Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 29 Juni 2025 | 01.46 WIB

Semarakkan Cabor Padel Masuk Olimpiade 2032, BMI DKI Gelar Soekarno Padel Open 2025 di Jakarta

Seorang peserta saat bertanding dalam Soekarno Padel Cup 2025. (Dok. BMI DKI) - Image

Seorang peserta saat bertanding dalam Soekarno Padel Cup 2025. (Dok. BMI DKI)

JawaPos.com – Dalam semangat memperingati Bulan Bung Karno dan menyambut kehadiran cabang olahraga padel di Olimpiade Brisbane 2032, Banteng Muda Indonesia (BMI) DKI Jakarta menyelenggarakan Soekarno Padel Open 2025.

Ajang ini menjadi bagian dari kontribusi BMI DKI Jakarta dalam membangkitkan gairah olahraga sekaligus memperkuat posisi padel di kancah nasional.  

Bertema “Maju Terus (Onward)! Pantang Mundur (No Retreat)”, kejuaraan ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya prestasi-prestasi padel Indonesia ke kancah dunia dalam memperkuat industri olahraga nasional.

Padel, Olahraga Urban yang Inklusif dan Sosial saat ini sebagai olahraga yang memadukan unsur tenis dan squash, padel berkembang pesat di berbagai negara, termasuk di Asia Pasifik.

Popularitasnya yang meningkat membuat Federasi Padel Internasional (FIP) kini tengah mendorong padel untuk dipertandingkan secara resmi di Olimpiade Brisbane 2032.

Hadir dalam ajang tersebut, Ketua DPP PDI P Ronny Salampessy, Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) DKI Jakarta Anta Ginting, Kadispora Provinsi DKI Jakarta Andri Yansyah, Sekjen Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) DKI Jakarta Steven Walangitan dan Ketua Pemuda dan Olahraga DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, William Yani membuka Soekarno Padel Open 2025 di Republic Padel TB Simatupang, Jakarta Selatan, Sabtu (28/6/2025).

Di samping itu, penyelenggaraan turnamen ini merupakan upaya konkret dalam membangun industri olahraga di Tanah Air. Juga memperluas eksistensi padel sebagai olahraga urban yang sedang naik daun.

Soekarno Padel Open 2025 kami persembahkan sebagai bentuk penghormatan terhadap Bung Karno sekaligus kontribusi nyata dalam menghidupkan industri olahraga nasional,” tegas Ketua BMI DKI Jakarta, Anta Ginting.

Karena masih dalam rangka Bulan Bung Karno, pihaknya mengingatkan olahraga juga bisa memperkuat jati diri masyarakat soal nasionalisme. Seperti kata Bung Karno, semua aspek termasuk olahraga merupakan salah satu cara menciptakan manusia baru Indonesia.

"Karena itu, dalam mengenalkan padel ini, saya gunakan semboyan Bung Karno untuk maju terus (onward) dan pantang mundur (no retreat)," tutup Anta.

Padel, Olahraga Urban yang Inklusif dan Sosial

Sebagai olahraga yang memadukan unsur tenis dan squash, padel berkembang pesat di berbagai negara, termasuk di Asia Pasifik. Popularitasnya yang meningkat membuat Federasi Padel Internasional (FIP) kini tengah mendorong padel untuk dipertandingkan secara resmi di Olimpiade Brisbane 2032.

Dikenal sebagai olahraga yang sosial dan inklusif, padel dimainkan secara berpasangan, mendorong kerja sama, komunikasi, dan interaksi antar pemain. Tak hanya untuk kompetisi, banyak orang memainkan padel sebagai aktivitas rekreasi, olahraga ringan, dan bentuk investasi kesehatan.

Dengan semangat Bung Karno dan visi masa depan olahraga Indonesia, Soekarno Padel Open 2025 diharapkan menjadi langkah awal lahirnya prestasi-prestasi padel Indonesia ke kancah dunia.

Photo

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore