alexametrics
Indonesia Open 2021

Kalah Dramatis Lawan Unggulan 5, No 1 Indonesia: Rasanya Ingin Nangis

25 November 2021, 15:02:05 WIB

JawaPos.com-Harapan tunggal putri nomor satu Indonesia Gregoria Mariska Tunjung untuk melaju ke perempat final Indonesia Open 2021 kandas.

Gregoria gagal memanfaatkan peluang besar untuk mengandaskan unggulan kelima asal Thailand Pornpawee Chochuwong di babak 16 besar hari ini (25/11). Gregoria yang sempat memimpin 19-16 dan mencapai match point 20-19 di game ketiga, akhirnya kandas dalam tiga game dengan skor 21-11, 9-21, dan 20-22.

“Jujur, saya masih belum puas dengan penampilan tadi karena di game kedua saya banyak melakukan kesalahan sendiri saat lawan sudah mulai mengubah pola permainan,” ucap Gregoria dikutip dari siaran pers PP PBSI.

“Sebenarnya dari awal saya menargetkan diri saya bukan untuk menang, tetapi untuk main bagus dulu. Saya pasti ingin menang. Tapi lawan juga ingin menang,” tambah Gregoria.

Gregoria sebetulnya bermain hebat pada game ketiga. Dia sempat tertinggal jauh 0-7 dan 10-15. Namun, Gregoria mampu bangkit dan bahkan unggul 19-16. Sayang setelah itu, Juara Dunia Junior 2017 itu tampil ragu-ragu, kehilangan kontrol permainan, dan akhirnya kalah.

“Rasanya nyesek ingin menangis tadi. Jujur dari ketinggalan sampai memimpin, saya tidak berasa apa pun. Saya cuma berpikir, seandainya kalah, saya tidak boleh kalah dengan melepas kesempatan itu. Maksudnya, kalaupun kalah, saya harus berjuang dulu,” ujar Gregoria.

Sebagai pemain tunggal putri nomor satu Indonesia, Gregoria sebenarnya ingin memberikan yang terbaik. Tetapi performanya tidak konsisten. Berkat kekalahannya tersebut, kans untuk tampil ke BWF World Tour Finals yang juga berlangsung di Nusa Dua, Bali, juga tertutup.

Dia pun memilih untuk mempersiapkan diri menghadapi Kejuaraan Dunia di Huelva Spanyol, Desember mendatang. “Saya berharap apa yang kurang di sini dan di pertandingan-pertandingan sebelumnya bisa diperbaiki dalam waktu beberapa minggu sebelum berangkat ke Kejuaraan Dunia,” ujarnya.

Editor : Ainur Rohman




Close Ads