alexametrics

Setelah Thailand, Movistar Team Buka Kans Kunjungi Indonesia

25 Oktober 2019, 14:55:25 WIB

JawaPos.com – Penghobi balap sepeda dari berbagai negara di Asia Tenggara dapat pengalaman berharga di Thailand pada Rabu (23/10). Bersepeda bareng tiga rider tim top Eropa Movistar Team yakni Daniele Bennati, Lluis Mas, dan Juergen Roelandts. Jika Thailand sudah, kapan ke Indonesia?

Rider tanah air tak perlu iri melihat kesempatan yang sudah didapatkan penghobi sepeda di Thailand. Sebab, Indonesia masih mempunyai kesempatan untuk menjadi tujuan tur Movistar Team berikutnya. Meski, bukan dalam tahun ini tentunya.

Sebab, setelah menjalani tur ke Negeri Gajah Putih Thailand dalam ajang Garmin Thailand Ride Out, tim dari Spanyol itu akan kembali ke negaranya. Sebab, pada 28 Oktober mendatang mereka akan memulai persiapan intensif untuk memulai musim 2020.

“Setelah dari sini (Thailand) kami tahu seberapa besar antusias orang-orang. Saya percaya, Indonesia juga memiliki potensi antusiasme serupa. Kami ingin merasakannya juga,” sebut Chief Marketing Officer Movistar Team, Juan Pablo Molinero.

Kunjungan saat itu menjadi kali pertama Movistar menyambangi negara Asia Tenggara. Namun, pria yang akrab disapa JP itu menyebut kedatangannya takkan berbeda dengan di Thailand ini. Hanya promosional. Bukan untuk mengikuti balapan di Asia Tenggara seperti Indonesia.

“Karena levelnya masih berada di bawah level yang sudah kami ikuti selama ini. Jadi, kami tak mungkin menurunkan rider-rider kami di bawah levelnya,” klaim Molinero. Lalu, kapan? “Kami akan atur waktunya ketika kami tidak berkutat dengan jadwal Grand Tour tahun depan,” sambungnya.

Hal yang sama juga diungkapkan rider Movistar, Daniele Bennati. Benna, sapaan akrab Bennati, bahkan sudah ingin suatu saat berkunjung ke Bali. “Saya harap sebelum saya meninggalkan tim ini saya bisa ke sana,” harap rider berkebangsaan Italia tersebut.

Dua “Mas” di Movistar Tahun Depan

Movistar Team menghadirkan komposisi uniknya dalam menjalani balap sepeda tahun depan. Sebab, nantinya pemenang Teams Classification Tour de France 2019 itu akan memiliki dua rider dengan nama belakang yang sama.

Dua “Mas” akan jadi kekuatan Movistar. Bukan mas-mas, tapi dua rider dengan nama belakang “Mas”. Enric Mas akan menyusul Lluis Mas untuk jadi bagian tim sepeda dari Spanyol tersebut.

Apakah keduanya bersaudara? Ternyata tidak. “Kami berasal dari kota yang sama, Mallorca. Rumahku dan rumahnya juga hanya berjarak sekitar 10 kilometer,” ungkap Lluis yang diwawancarai dalam sela-sela acara Garmin Thailand Ride Out.

Tak sekadar dari kota yang sama. “Saya juga sudah sejak kecil mengenal dia. Saya juga tahu jalan karir dia sebagai pembalap seperti apa,” kenang rider yang baru tahun ini masuk Movistar setelah sebelumnya membela tim sekota Movistar dari Pamplona, Caja Rural-Seguros RGA, itu.

Dia pun membeberkan kelebihan yang dimiliki Enric. “Dia pebalap dengan tipikal sprinter. Dia mempunyai prospek yang bagus. Saya yakin dia akan sukses bersama kami,” klaim rider yang berbeda usia delapan tahun dengan Enric itu.

Selasa (22/10), Enric menjadi kampiun dalam ajang Tour of Guangxi. “Aku tak masalah jika harus berkompetisi dengannya (Enric),” sambung rider berkepala plontos itu.

Sensasi Gowes Bareng Rider Pro

Dalam acara bertajuk Garmin Thailand Ride Out di Chon Buri, Thailand, Rabu (23/10) salah satu tim top Eropa Movistar Team jadi partner-nya. Tim dari Spanyol itu mengirimkan tiga rider-nya, Daniele Bennati, Lluis Mas, dan Juergen Roelandts.

Pembalap Movistar Daniele Bennati di tanjakan Waduk Bang Pra, Chon Buri. (Narendra Prasetya/Jawa Pos)

Bersama tiga rider tersebut, peserta diajak bersepeda mengelilingi Waduk Bang Pra, Chon Buri, yang berjarak 21 kilometer.
“Pengalaman termahal saya. Apalagi bisa mendekati Bennati. Saya belum pernah membalap dengan rider pro sebelumnya,” ucap Thanh Huynh, pebalap yang datang dari Danang, Vietnam. Dia hanya berjarak 3 baris dari Benna, sapaan akrab Bennati.

“Dia (Bennati) sprinter. Dia mengajari saya bagaimana untuk memacu kecepatan tapi dengan lebih santai,” ungkap mahasiswa tingkat akhir di Medical and Pharmacy University of Danang itu.

Selain gowes bareng, peserta juga diberi kesempatan untuk bertanya langsung kepada ketiga rider Movistar itu. Terutama tentang teknis sepeda. “Saya ingin mengajak orang-orang di sini lebih menikmati bersepeda. Kalau perlu, kami akan datang lagi tahun depan,” janji Chief Marketing Officer Movistar Juan Pablo Molinero.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : Narendra Prasetya



Close Ads