alexametrics

F1 GP Rusia: Adu Loyalitas Wingman di Sochi

25 September 2021, 11:22:18 WIB

JawaPos.com – Red Bull mengambil keputusan penting untuk mengganti mesin mobil Max Verstappen di tengah persaingan ketat perebutan gelar juara dunia dengan Lewis Hamilton (Mercedes).

Konsekuensinya, pembalap Belanda tersebut harus membalap dari posisi buncit akibat penalti grid.

Ini adalah strategi terbaik Red Bull untuk bertarung habis-habisan di tujuh seri terakhir.

Dengan mesin baru, Verstappen punya senjata ampuh hingga akhir musim.

Apalagi, Hamilton juga berpeluang mengganti mesin di salah satu balapan di sisa musim. Artinya, sang juara bertahan itu bisa terkena penalti grid juga di salah satu balapan.

Di Sochi besok (26/9) Verstappen hanya bisa berharap menghindari kehilangan poin terlalu banyak dari Hamilton.

Karena peluang menang sangat kecil.

Namun, dia punya catatan bagus di Sochi 2018. Saat itu jagoan Red Bull tersebut start dari posisi buncit dan finis di tempat kelima.

Nah, di Sochi , baik Red Bull dan Mercedes bakal memanfaatkan ”pembalap kedua” atau wingman untuk merancang strategi.

Red Bull, dalam hal ini, punya kesempatan lebih besar karena rekan setim Verstappen, Sergio Perez, baru saja mengganti mesin di GP Italia lalu (12/9).

Dengan mesin yang masih fresh, Perez diharapkan bisa menahan pergerakan Hamilton.

”Kami telah menimbang semuanya. Dan kami kira ini adalah kesempatan yang pas untuk membuat keputusan berbeda,” ucap Team Principal Red Bull Christian Horner seperti dilansir Crash.

Hamilton juga bakal berjuang keras mengamankan kemenangan keseratusnya sepanjang karier di F1 pada GP Rusia.

Satu-satunya yang bisa membuat skenario itu gagal adalah: apakah kali ini Valtteri Bottas masih mau menuruti team order Mercedes?

Bottas datang ke Sochi dengan status juara bertahan. Jelas dia ingin mengulangi prestasi tersebut.

Terlebih, dia belum pernah menang sepanjang musim ini. Performa apik Bottas juga sudah tampak dengan menjadi yang tercepat di latihan bebas di hari pertama (FP 1 dan FP2) kemarin.

Apalagi, Bottas sudah tidak punya beban karena musim depan dipastikan pindah ke tim Alfa Romeo.

Bottas sendiri mengaku siap membantu Hamilton untuk meraih hasil maksimal di Sochi. Tapi entahlah, itu pernyataan jujur atau basa-basi.

Karena sudah terlalu lama dia menjadi wingman.

Editor : Candra Kurnia

Reporter : irr/c9/cak




Close Ads