JawaPos Radar

10 Provinsi Ikuti Kejurnas Selam di Karimunjawa

25/08/2018, 20:06 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Karimunjawa
Wisatawan berada di kolam penangkaran hiu di Pulau Menjangan Besar, Karimunjawa, Jawa Tengah (Nur Chamim/Radar Semarang/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kejuaraan nasional (Kejurnas) cabang olahraga selam akan segera digelar di Kepulauan Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah. Mempertandingkan nomor laut, kompetisi ini bakal diikuti 10 kontingen selam dari 10 provinsi.

Ketua Panitia Kejurnas Selam Nomor laut, Sutopo, menerangkan, kejuaraan ini digelar pada 27-29 Agustus 2018 besok. Ada sejumlah nomor yang dipertandingkan, baik untuk peserta putra maupun putri. 

Beberapa diantaranya adalah Finswimming 3 ribu meter, Finswimming 6 ribu meter, Orientasi Bawah Air (OBA) M Course, dan Orientasi Bawah Air (OBA) 5 Point. "Nomor yang dilombakan itu Nomor Laut yang akan dilombakan pada PON Papua 2019. Kejurnas diselenggarakan oleh kami, Persatuan Olah Raga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Jawa Tengah," kata Sutopo, Sabtu (25/8).

Sementara untuk provinsi yang dipastikan ikut kejurnas ini antara lain, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bengkulu, Daerah Istimewa Jogjakarta, Sulawesi Selatan, Papua, Papua Barat, Riau, dan Kepulauan Riau. 

Sutopo menjelaskan, kejurnas di Karimunjawa ini baru kali pertama dihelat. Kompetisi tersebut rencananya bakal menjadi tolok ukur kemampuan atlet yang berlaga di PON Papua tahun 2019 mendatang. 

Dalam pertandingan nomor Finswimming, Sutopo mencontohkan, para atlet harus mampu beradu secara cepat dengan jarak yang cukup jauh. Ia memastikan, jarak 3 km dan 6 km serta tantangan alam arus laut bakal menguras stamina para atlet.

Sementara pada nomor Orientasi Bawah Air M Course, para penyelam nantinya bertanding dengan bantuan tabung udara dengan menyelam di kedalaman. Penyelam akan diminta mencapai titik yang ditentukan, memutari titik itu, kemudian berbalik arah menuju ke posisi start. 

"Juri bisa melihat laju penyelam karena penyelam dikaitkan dengan pelampung penanda yang terapung di permukaan," tambahnya. 

Sementara di nomor Orientasi Bawah Air 5 Point, penyelam juga harus bisa mencapai lima titik yang ditentukan panitia. Bila mencapai titik tersebut, penyelam nantinya diminta menarik tali sehingga pelampung sebagai penanda titik akan terlihat. "Lima titik harus dicapai para penyelam," lanjutnya. 

Sutopo menambahkan, POSSI Jateng sendiri memilih Karimunjawa sebagai arena kejurnas dengan alasan wilayah itu mulai populer sebagai objek wisata bawah air yang kaya dengan aneka terumbu karang.

"Kami berharap Kejurnas selam di Karimunjawa makin dikenal masyarakat, sehingga cabang olahraga ini makin bisa menggaet minat para remaja dan pemuda untuk menggelutinya," pungkasnya.

(gul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up