Janda Kobe Bryant Gugat Operator Helikopter Atas Kematian Suaminya

25 Februari 2020, 20:07:26 WIB

JawaPos.com-Vanessa Bryant, janda mendiang legenda basket Los Angeles Kobe Bryant mengajukan gugatan kepada operator helikopter yang menyebabkan suami dan putrinya meninggal dunia.

Kobe dan putrinya yang berusia 13 tahun, Gianna, serta tujuh orang lainnya meninggal aibat kecelakaan helikopter dalam udara berkabut di Calabasas, California.

Gugatan setebal 72 halaman itu diajukan ke Pengadilan Tinggi County Los Angeles. Waktuya nyaris bersamaan pada saat Vanessa bersama ribuan pelayat menyampaikan penghormatan kepada mantan superstar Los Angeles Lakers itu di Staples Center hari ini WIB (25/2).

Gugatan ini tidak mengungkapkan kompensasi secara spesifik. Namun, mencantumkan tergugat yakni Island Express Helicopters, induk perusahaannya. Dan juga sang ahli waris sang pilot, Ara Zobayan, yang juga meninggal dunia dalam kecelakaan pada 26 Januari itu.

Island Express enggan mengomentari gugatan ini.

Gugatan ini mencantumkan 28 kesaksian tentang pengabaian dan pelanggaran tugas. Tergugat dituduh gagal menghindarkan helikopter untuk tidak celaka dengan menjalankan praktik terbang yang aman.

Di antara tuduhan khusus dalam gugatan ini menyatakan bahwa Zobayan “gagal memonitor dan mengakses dengan layak cuaca sebelum tinggal landas”. Mendiang Zobayan juga “gagal menjaga jarak yang aman antara helikopter dan kendala-kendala alam.”

Gugatan itu juga menyebut Zobayan tidak layak mengoperasikan helikopter itu. Padahal, dengan kondisi jarak pandang terganggu, seharusnya pilot memakai navigasi berpandu.

Editor : Ainur Rohman

Reporter : ANTARA



Close Ads