alexametrics
Thailand Masters 2020

Setelah Menanti 10 Bulan, Ganda Campuran No 2 Indonesia Lolos ke Final

25 Januari 2020, 18:53:53 WIB

JawaPos.com-Akhirnya, ganda campuran Indonesia Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja kembali menjejak laga final turnamen BWF World Tour.

Hari ini (25/1), Hafiz/Gloria memastikan lolos ke partai puncak Thailand Masters 2020.

Inilah final pertama Hafiz/Gloria dalam 10 bulan terakhir. Sebelumnya, ganda campuran nomor delapan dunia tersebut bermain di final German Open 2019, Juli tahun lalu.

Pada semifinal di Indoor Stadium Huamark, Bangkok, Hafiz/Gloria mengalahkan ganda campuran Malaysia Tan Kian Meng/Lai Pei Jing dalam rubber game yang berakhir dengan skor 21-19, 21-23, dan 21-17.

Laga berjalan dengan ketat dalam tempo 1 jam dan 10 menit.

Hasil ini sekaligus membalas kekalahan mereka atas Kian Meng/Pei Jing di Singapore Open 2019. Saat itu Hafiz/Gloria kandas dalam rubber game, 16-21, 22-20, 20-22.

”Kami terakhir ketemu di Singapura tahun lalu. Itu juga bisa dibilang karena kalah hoki. Jadi sebenarnya dari awal ada keyakinan kalau kami bisa melewati pertandingan ini,” kata Gloria dalam siaran pers PP PBSI yang diterima Jawa Pos.

”Keunggulan pasangan ini karena pemain laki-lakinya tinggi, jadi bola atasnya bagus. Ada variasi juga pukulannya,” imbuh pemain berusia 26 tahun itu.

Sepanjang pertandingan, sejatinya Hafiz/Gloria mampu menguasi permainan. Mereka terus mendominasi arah laga. Namun, banyaknya kesalahan sendiri, membuat ganda campuran nomor dua Indonesia tidak mulus memenangkan pertandingan.

Pada game pertama Hafiz/Gloria sempat memimpin dalam kondisi 12-7. Namun, Kian Meng/Pei Jing malah mampu menikung dan unggul 15-14 dan 17-16. Dalam situasi ketat, Hafiz/Gloria berhasil mencetak tiga angka beruntun dan unggul 19-17. Setelah itu, mereka sukses mengunci game pertama dengan kemenangan.

Di game kedua, Hafiz/Gloria berhasil mencapai interval lebih dulu dalam kedudukan 11-9. Namun, Kian Meng/Pei Jing malah sukses terus berada di depan, sampai-sampai mencapai game point dalam kondisi 20-18.

Tetapi Hafiz/Gloria berhasil mencetak tiga angka beruntun dan berbalik mencapai match point pada situasi 21-20.

Namun, ternyata momentum kebangkitan hebat itu tidak berlanjut. Kian Meng/Pei Jing bisa mencetak tiga angka beruntun untuk membawa pertandingan menuju game ketiga.

Banyaknya kesalahan sendiri yang dibikin Hafiz adalah faktor utama yang membuat Kian Meng/Pei Jing bisa menyamakan kondisi.

”Kecolongan di game keduanya itu menurut saya karena kontrol temponya agak pelan. Jadi ada beberapa part yang kami pelanin jadinya nyangkut atau malah out. Missnya di sana saja,” kata Gloria.

Pada game penentuan Hafiz/Gloria melesat dan unggul jauh 13-7. Tetapi ganda Malaysia nomor 11 dunia itu malah bisa menyamakan kedudukan pada kondisi 16-16.

Untunglah, Hafiz/Gloria masih tetap fokus dan membuat Kian Meng/Pei Jing cuma mencetak satu angka tambahan.

Pada partai babak final besok (26/1), Hafiz/Gloria akan berhadapan dengan ganda Inggris Marcus Ellis/Lauren Smith.

Di semifinal hari ini, Ellis/Smith mengalahkan ganda Malaysia lainnya Goh Soon Huat/Shevon Jemie Lai dalam rubber game sangat ketat yang berakhir dengan skor 19-21, 21-19, dan 24-22.

Editor : Ainur Rohman


Close Ads